Berlokasi di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Erajaya Swasembada atau Erajaya Group meresmikan toko terbarunya, Erafone Megastore 3.0 Kemang. Toko ini diklaim menambah jumlah jaringan ritel yang resmi sudah mencapai 1.054 toko di seluruh Indonesia.
"Di Erajaya Group kami melihat channel retail memainkan peran yang sangat penting terutama sebagai touch point and experience bagi konsumen. Kami sangat serius menggarap segmen ini dengan terus menambah toko di seluruh Indonesia, dan bekerjasama dengan brand principal maupun operator," tutur Chief Executive Officer (CEO) Erajaya Group, Hasan Aula.
Hasan mengklaim bahwa pertumbuhan bisnis yang dipimpinnya mengalami pertumbuhan agresif selama tiga tahun terakhir. Dia menyebut inovasi yang dihadirkan di antaranya layanan omni-channel O2O (offline to online dan online to offline) dan program Customer Relationship Management (CRM) EraClub berkontribusi atas bisnisnya.
Head of Retail Erajaya Group, JW Kim menyebut dalam tiga tahun terakhir perusahaanya membula toko-toko baru di kota lapis kedua maupun ketiga dan Erafone Megastore yang menyediakan layanan dan produk yang lebih lengkap.
"Tahun lalu kami memperkenalkan Erafone 3.0 concept store seperti yang diterapkan di Erafone Megastore Kemang ini, yang tidak hanya berbeda secara desain toko dan display barang, tapi juga memberikan pengalaman baru yang juga berbeda," tutur Kim.
Misalnya, sistem QR code untuk spesifikasi dan promo produk yang sedang
berjalan yang disebutkan langsung terhubung ke sistem pembayaran online sehingga proses pembayaran lebih seamless saat di toko.
Konsep Erafone Megastore 3.0 sendiri diklaim lahir dari hasil riset. Ada empat area dalam toko Erafone Megastore 4.0. Pertama, Product Live Demonstration Area untuk konsumen mencoba seluruh fitur produk. Kedua adalah arenaa Digital Lifestyle Experience untuk produk jenis Internet of Things.
Area ketiga adalah Set-up Lounge yang disediakan khusus untuk konsumen melakukan setup perangkat yang diinginkan atau dibeli dan berkonsultasi dengan staf dari yang memiliki keahlian teknologi. Terakhir, area Value Added Services and Financing Area yang menyediakan layanan finansial atau pembayaran serta asuransi proteksi perangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News