Cara SAP Dorong Perusahaan Menjadi Pintar
Ilustrasi. (SAP)
Jakarta: Perusahaan software enterprise SAP mengumumkan kehadiran produk dan kemitraan terbarunya untuk menciptakan dan membantu perusahaan  lebih pintar.

Beberapa teknologi yang dikembangkan oleh SAP untuk mendorong sebuah perusahaan menjadi lebih pintar atau disebut sebagai intelligent enterprise di antaranya teknologi conversational artificial intelligence (AI), blockchain, dan analytics.

Demi membantu pelanggannya dengan mudah menyertakan teknologi mutakhir di dalam solusi mereka, SAP meluncurkan ragam alat inovasi berbasis SAP Leonardo untuk beberapa industri tertentu, termasuk industri retail, ilmu kehidupan, manufaktur, dan otomotif.


SAP Conversational AI memungkinkan perusahaan mengembangkan chatbot pintar. Pelayanan ini termasuk toolkit end-to-end untuk melatih, membangun, dan memantau chatbot. Chatbots ini dapat diintegrasikan dengan sistem SAP maupun non-SAP dan juga tersedia sebagai bot khusus untuk industri yang telah dikonfigurasikan sebelumnya.

Kemudian SAP Leonardo Machine Learning Foundation, yang memungkinkan para pelanggannya mengembangkan aplikasi individu, memiliki lima layanan baru, yakni deteksi objek, pengenalan teks dalam gambar, dan penggolongan teks, yang menganalisa dan secara otomatis mengkategorisasikan dokumen berbentuk teks.

Di teknologi blockchain telah dikembangkan SAP Cloud Platform Blockchain yang merupakan layanan blockchain-as-a-service sehingga memungkinkan perusahaan menambah solusi-solusi bisnis dengan teknologi blockchain, contohnya Hyperledger Fabric dan MultiChain.

Tidak hanya di blockchain, SAP terus memperluas strategi multicloud dengan ketersediaan umum SAP CloudPlatform di Google Cloud Platform dan Microsoft Azure, setelah hadir di Amazon Web Services (AWS).

SAP juga berniat untuk merilis SAP Cloud Platform khusus pada IBM Cloud sebagai penyebaran cloud pribadi. Jenis solusi ini akan memungkinkan klien dalam industri yang diatur seperti perbankan, kesehatan dan transportasi, serta mereka yang mengelola data sensitif.

Dari SAP Cloud Platform, SAP juga melengkapinya dengan kemampuan SAP Analytics Cloud yang diperluas langsung tertanam dalam SAP S/4HANA Cloud untuk memastikan perusahaan dapat merencanakan, melaksanakan, dan menganalisis dalam satu sistem, bebas dari proliferasi spreadsheet atau alat yang berdiri sendiri.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.