Galaksi yang diberi nama Crater 2 tersebut merupakan dwarf galaxy terbesar keempat yang berada di sekitar Milky Way. Lalu mengapa Crater 2 tidak pernah ditemukan sebelumnya?
Karena galaksi ini sangat redup dan tidak terang seperti galaksi pada umumnya, sehingga hanya peralatan modern yang bisa menangkap keberadaannya.
Menurut SlashGear, Crater 2 ditemukan oleh sekumpulan ilmuwan stronomi dari Universitas Cambridge baru-baru ini. Tim ilmuwan yang dipimpin oleh Gabriel Torrealba ini mengumumkan bahwa galaksi Crater 2 berjarak 380 ribu tahun cahaya dari Bumi.
Galaksi tersebut juga tergolong sangat redup, sehingga astronom hanya bisa melihatnya menggunakan teleskop antariksa khusus.
Saat ini para ilmuwan sedang meneliti galaksi tersebut dan mencari berbagai kemungkinan keberadaan planet baru. Temuan ini juga membuat para ilmuwan menyimpulkan bahwa ada banyak galaksi "hantu" lainnya di luar sana yang sulit didteksi oleh alat yang ada saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News