Laporan Counterpoint menyebut Vivo merajai pasar smartphone Asia berdasarkan volume pengapalan.
Laporan Counterpoint menyebut Vivo merajai pasar smartphone Asia berdasarkan volume pengapalan.

Vivo Dominasi Pasar Smartphone Asia

Lufthi Anggraeni • 17 Maret 2021 11:28
Jakarta: Menurut data Counterpoint, Vivo mendominasi pasar smartphone Asia pada kuartal akhir tahun 2020, dengan pangsa pasar sebesar 15 persen berdasarkan data volume pengapalan unit smartphone.
 
Selama kuartal empat tahun 2020, laporan Counterpoint menyebut penjualan Vivo mengalami peningkatan signifikan di sejumlah negara di Asia, terutama di Asia Tenggara. Sedangkan menurut laporan Canalys, Vivo mendominasi pangsa pasar Indonesia, Malaysia dan Thailand.
 
Penjualan Vivo secara global juga dilaporkan tergolong positif, dengan masuk ke dalam daftar lima besar merek smartphone dunia di seluruh dunia. Nama Vivo masuk ke dalam daftar tersebut berkat perolehan pangsa pasar sebesar 8,6 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk wilayah Indonesia, Vivo menguasai pangsa pasar smartphone sebesar 25 persen pada Q4 2020 lalu, meningkat sebesar 24 persen jika dibandingkan dengan Q3 tahun yang sama. Kuartal empat 2020 juga menjadi periode pencapaian lain bagi Vivo, sebab pertumbuhan penjualan jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tidak mengalami penurunan atau minus.
 
Hal ini juga jika dibandingkan dengan merek lain di daftar lima besar merek smartphone dengan penjualan terbaik di Indonesia. Di Tanah Air, Vivo memperkuat eksistensinya dengan secara rutin meluncurkan smartphone dengan usungan inovasi terbaik karyanya.
 
Vivo juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus berinovasi dalam menghadirkan smartphone yang mampu menjawab kebutuhan dan preferensi konsumen. Untuk mewujudkan komitmen tersebut, Vivo mendirikan pusat riset dan pengembangan (R&D) di sejumlah kota di penjuru dunia.
 
Hingga saat ini, Vivo memiliki sembilan pusat R&D yang berlokasi di Shenzhen, Dongguan, Nanjing, Beijing, Hangzhou, Shanghai, Taipei, Tokyo, dan San Diego. Pusat R&D ini ditujukan untuk mengembangkan teknologi relevan dengan kebutuhan konsumen, termasuk konektivitas 5G.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif