Fitbit Charge 2 hadir dengan layar OLED berukuran 4 kali lebih besar dibandingkab versi orisinal, termasuk layar ketuk terintegrasi. Perangkat ini juga ditujukan untuk dapat merekam aktivitas harian, termasuk statistik umum seperti langkah kaki, kalori yang terbakar dan lainnya, dengan dukungan baterai yang diklaim mampu bertahan selama lima hari.
Seperti Fitbit lainnya, Charge 2 juga memungkinkan pengguna melacak aktivitas tidur mereka dan mengatur alarm bangun. Selain itu, perangkat ini juga akan mengingatkan pengguna untuk terus bergerak demi mencapai aktivitas tujuan. Fitbit juga membekali Charge 2 dengan tali kulit baru dan aksesori lain, saat perangkat tidak digunakan untuk berolahraga.
Sementara itu, Fitbit Flex 2 hadir dengan ukuran 30 persen lebih kecil jika dibandingkan dengan model orisinal. Perangkat ini juga hadir dengan desain minimalis, mengusung barisan lampu LED pengganti layar ketuk tradisional, seperti yang dilaporkan MacRumors.
Fitbit Flex 2 tampil dengan kesan lebih kokoh, yang juga didukung oleh kemampuan tahan air hingga kedalaman 50 meter. Hal ini memungkinkan perangkat melacak aktivitas pengguna saat berenang, seperti mencatat putaran, durasi olahraga dan kalori yang terbakar.
Fitbix Flex 2 tersedia melalui program pre-order dengan penawaran tali dalam warna hitam, lavender, magenta dan navy seharga USD99,95, dan akan diluncurkan pada bulan November mendatang.
Sementara Fitbit Charge 2 tersedia dalam pilihan warna black/silver, plum/silver, bile/silver, teal/silver, lavender/rose gold, dan black/gunmetal. Dua pilihan warna terakhir disebut sebagai warna edisi spesial.
Perangkat ini belum tersedia melalui program pre-order, namun konsumen yang tertarik dapat mendaftar untuk mendapatkan email pemberitahuan saat perangkat mulai dipasarkan. Perangkat ini diperkirakan akan menyapa pasar pada musim gugur tahun ini, bersamaan dengan Flex 2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News