Dengan teknologi cloud tersebut, UC Browser juga dapat melakukan kompresi data hingga 50 persen, yang berarti Anda dapat menjelajah internet dengan lebih cepat. Kompresi data yang dilakukan pada UC Browser juga akan sangat membantu para pengguna internet yang menggunakan akses internet dengan kuota yang terbatas.
Pada pertengahan April lalu, UC Browser berhasil menjadi browser paling populer di Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 28,51 persen. Sekarang, pangsa pasar UC Browser berhasil meningkat hingga lebih dari 35 persen. Data ini berhasil didapatkan dari StatCounter.
"Kami senang karena kami bisa memberikan dukungan berupa bahasa lokal dan teknologi cloud bagi pengguna kami yang ada di Indonesia," kata Jonathan Zhong, Managing Director UCWeb Indonesia. "Kami berusaha untuk menambahkan unsur lokal pada produk kami. Kami percaya, dengan begitu, kami dapat meningkatkan popularitas dari produk kami."
UC Browser versi PC juga dilengkapi dengan fitur yang disebut dengan Cloud Sync. Fitur ini memungkinkan para pengguna untuk melakukan sinkronisasi tab yang sedang terbuka dan juga bookmark dari UC Browser for Mobile. Dengan begitu, para pengguna dengan mudah mengganti perangkat yang mereka gunakan untuk melakukan browsing internet. UCWeb juga menyebutkan bahwa UC Browser versi PC dilengkapi dengan berbagai add-on, tema dan juga adblock.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News