LG telah menerima paten untuk nama K40s dan K50s dari European Union Intellectual Property Office.
LG telah menerima paten untuk nama K40s dan K50s dari European Union Intellectual Property Office.

LG Patenkan K40s dan K50s untuk Pasar Eropa

Teknologi lg
Lufthi Anggraeni • 22 Agustus 2019 09:26
Jakarta: LG mengumumkan sejumlah ponsel cerdas karyanya di ajang IFA 2019, termasuk sejumlah perangkat kelas menengah dan menengah bawah. Kini LG dilaporkan telah menerima paten untuk nama K40s dan K50s dari European Union Intellectual Property Office.
 
Hal ini mengindikasikan bahwa kini LG dapat menggunakan kedua nama tersebut secara bebas di 28 negara yang menjadi anggota Uni Eropa. Baik K40s dan K50s diperkirakan akan menjadi perangkat update untuk LG K40 dan LG K50.
 
LG mengumumkan kehadiran K40 dan K50 di ajang MWC 2019 lalu di Barcelona, yang dihelat pada enam bulan lalu. Namun hingga saat ini, belum tersedia informasi terkait usungan spesifikasi LG K40s dan LG K50s, selain perolehan sertifikat MIL-STD 810G.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, LG juga mendaftarkan paten smartphone berdesain lipat yang menampilkan smartphone dengan dukungan layar lipat berjumlah tiga buah dan tanpa dukungan port, selaras dengan teaser yang diunggah LG sebelumnya.
 
Pada video teaser konferensi pers ajang IFA 2019 berdurasi 20 detik, LG menampilkan mock up video game yang dimainkan di smartphone dengan dukungan tiga layar, ikon pengendali video game kecil dan kamera.
 
Rencana LG untuk meluncurkan smartphone berdesain lipat ini bukan hal mengejutkan bagi pengamat industri smartphone. Sebab sebelumnya, LG sempat mendaftarkan paten terkait panel berkemampuan digulung dan dilipat karyanya.
 
Sementara itu pada awal bulan Agustus lalu, LG mengumumkan smartphone terbarunya di Korea Selatan, bertajuk X2 (2019), dengan dukungan CPU quad-core, layar HD+ tanpa desain poni, dan kamera belakang tunggal.
 
LG memasarkan X2 (2019) di Korea Selatan dengan harga berkisar dari KRW198.000, dan diperkirakan akan dipasarkan di seluruh dunia seharga USD160 atau sekitar Rp2,2 juta. LG juga menyebut bahwa ponsel ini akan mengusung nama berbeda di pasar Eropa dan Amerika Utara.
 
Peluncuran smartphone baru ini menunjukan optimisme LG pada ranah ponsel cerdas, meski mengalami penurunan jumlah unit yang dipasarkan selama tahun 2019 jika dibandingkan dengan tahun 2018.
 
Pada laporan yang diliris pada akhir Juli lalu, LG melaporkan bahwa penjualan divisi smartphone pada kuartal lalu mengalami penurunan sebesar 21 persen jika dibandingkan dengan tahun 2018.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif