Aplikasi smartphone menghabiskan hampir sebesar USD40 miliar selama pertengahan tahun pertama.
Aplikasi smartphone menghabiskan hampir sebesar USD40 miliar selama pertengahan tahun pertama.

Pengeluaran untuk Aplikasi Smartphone Capai Rp565 Miliar

Teknologi teknologi
Lufthi Anggraeni • 05 Juli 2019 08:00
Jakarta: Aplikasi smartphone dilaporkan menghabiskan hampir sebesar USD40 miliar (Rp565,5 triliun) selama pertengahan tahun pertama tahun 2019 ini, di seluruh dunia. Angka ini disampaikan melalui laporan Sensor Tower.
 
Laporan tersebut, disebut GSM Arena, merupakan hasil survei pada toko aplikasi milik Apple dan Google, yaitu App Store dan Google Play Store. Angka tersebut lebih besar 15 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018 lalu.
 
Hal ini berarti ranah aplikasi smartphone tengah bersiap untuk mencatatkan rekor baru pada pertengahan tahun kedua tahun 2019 ini dan tahun 2019 secara keseluruhan. Pengguna perangkat iOS dilaporkan mengeluarkan dana sebesar USD25,5 miliar (Rp360,5 triliun) di App Store selama periode ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengeluaran pengguna iOS tersebut diterjemahkan menjadi peningkatan sebesar 13 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2018 lalu. Di sisi lain, pengeluaran pengguna Android di Play Store mencapai USD14,2 miliar (Rp200,7 triliun), meningkat sebesar 20 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.
 
Sementara itu, aplikasi dengan pendapatan tertinggi merupakan aplikasi dalam kategori gaming, mencapai USD29,6 miliar (Rp418,5 triliun). Game Arena of Valor karya Tencent memperoleh pendapatan sebesar USD728 juta (Rp10,2 triliun) dari platform Android maupun iOS.
 
Sedangkan posisi kedua ditempati oleh game Fate/Grand Order dengan pendapatan sebesar USD628 juta (Rp8,8 triliun), diikuti oleh game Monster Strike dengan total pendapatan sebesar USD566 juta (Rp8 triliun).
 
Di ranah non-gaming, Tinder menempati posisi pertama dengan pendapatan terbesar yaitu sebesar USD497 juta (Rp7,02 triliun), diikuti oleh Netflix dengan pendapatan sebesar USD399 juta (Rp5,6 triliun) dan Tencent Video sebesar USD278 juta (Rp3,9 triliun).
 
Menyoal unduh aplikasi secara keseluruhan, pertengahan tahun pertama tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 11 persen meski mengalami perlambatan dalam hal instalasi di perangkat iOS.
 
Sebanyak 56,7 miliar aplikasi telah diunduh di kedua platform selama periode ini, yaitu sebanyak 42 juta aplikasi diunduh di perangkat Android dan 14,2 juta aplikasi diunduh di perangkat iOS.
 
Sebagai platform secara keseluruhan, Apple masih menghasilkan pendapatan dua kali lipat lebih banyak, meski hanya memiliki pangsa pasar sebesar satu per tiga dari keseluruhan instalasi aplikasi.
 
Sementara itu,gelar tiga aplikasi dengan jumlah unduhan terbanyak di kedua platform masih diraih oleh WhatsApp, Messenger dan Facebook, diikuti oleh TikTok dan Instagram yang melengkapi daftar lima aplikasi dengan unduhan terbanyak.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif