Bukalapak bantah data pelanggan dicur. (MI /ARYA MANGGALA.)
Bukalapak bantah data pelanggan dicur. (MI /ARYA MANGGALA.)

Bukalapak Bantah Data Penggunanya Dicuri

Teknologi bukalapak cyber security e-commerce
Ellavie Ichlasa Amalia • 18 Maret 2019 12:21
Jakarta:Bukalapak bantah data penggunanya dicuri.
 
Perusahaan e-commerce itu mengonfirmasi bahwa memang ada pihak yang berusaha melakukan serangan pada situsnya. Namun, mereka meyakinkan, tidak ada data penting yang tercuri seperti password pengguna, data finansial, dan informasi pribadi lainnya.
 
"Kami selalu meningkatkan sistem keamanan di Bukalapak, demi memastikan keamanan dan kenyamanan para pengguna Bukalapak, dan memastikan data-data penting pengguna tidak disalahgunakan," kata Intan Wibisono, Head of Corporate Communications, Bukalapak, dalam pernyataan resmi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Intan juga mengingatkan para pengguna untuk mengambil langkah untuk memastikan datanya tetap aman ketika bertransaksi. Salah satunya adalah dengan mengganti password secara rutin. Tidak hanya itu, pengguna juga dihimbau untuk mengaktifkan fitur autentikasi dua faktor (TFA), yang bisa mencegah akun pengguna digunakan dari perangkat yang tidak dikenali.
 
Sebelum ini, data belasan juta pengguna Bukalapak dilaporkan telah bocor dan hendak dijual di pasar gelap. The Hacker News melaporkan, seorang hacker asal Pakistan dengan nama alias Gnosticplayers mengklaim telah mencuri data dari jutaan pengguna dari enam situs populer.
 
Dari enam situs yang diklaim telah diretas, dua diantaranya adalah situs dari Indonesia. Inilah daftar enam situs yang telah diretas, menurut klaim sang hacker.
 
1. Bukalapak, situs e-commerce dengan data yang tercuri sebanyak 13 juta akun
2. Youthmanual, platform karir dan perkulihan Indonesia, dengan data tercuri sebanyak 1,12 akun
3. GameSalad, platform belajar online dengan jumlah akun tercuri 1,5 juta
4. Lifebear, situs notebook Jepang dengan akun yang tercuri sebanyak 3,86 juta akun
5. EstanteVirtual, toko buku online dengan total akun tercuri 5,45 juta
6. Coubic, platform pengaturan janji temu, dengan jumlah akun tercuri 1,5 juta
 
Kabar ini membuat para netizen Indonesia bertanya pada Bukalapak tentang keamanan dari paltform-nya. Ada juga netizen yang mendorong para pengguna Bukalapak untuk memastikan uang yang tersimpan di akun Bukalapak tetap aman.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif