Sub-brand Xiaomi, Poco, kembali menjadi sorotan karena konsisten menghadirkan perangkat dengan rasio harga dan performa yang agresif. Di kelas Rp3 jutaan, Poco menawarkan beberapa pilihan menarik dengan karakter berbeda.
Selain model dengan fokus pada performa gaming, tersedia juga model yang menonjolkan keseimbangan fitur untuk pemakaian sehari-hari. Pilihan terbaik sangat bergantung pada prioritas pengguna dan lebih mengutamakan performa mentah untuk bermain game berat atau pengalaman stabil dan nyaman untuk penggunaan jangka panjang. Berikut model rekomendasinya.
Poco F6
Poco F6 menjadi opsi paling menarik di kisaran harga Rp3 jutaan jika tersedia promo. Smartphone ini membawa performa kelas flagship berkat penggunaan chipset Snapdragon 8s Gen 3, dirancang untuk menangani game berat dan aplikasi intensif dengan sangat baik.Dari sisi tampilan, Poco F6 dibekali layar AMOLED dengan refresh rate 120Hz, memberikan pengalaman visual halus dan responsif, terutama saat bermain game kompetitif. Untuk mendukung performa tinggi tersebut, Poco F6 juga dilengkapi baterai 5000 mAh dengan dukungan 90W Turbo Charge, memungkinkan pengisian daya berlangsung sangat cepat.
Di sektor kamera, sensor utama 50 MP Sony IMX882 menawarkan kualitas foto solid untuk kelas performa tinggi. Dengan kombinasi ini, Poco F6 layak disebut sebagai pilihan terbaik bagi pengguna yang memprioritaskan gaming berat dan performa flagship, asalkan berhasil mendapatkannya di kisaran harga Rp3 jutaan melalui promo resmi.
Poco X6 5G
Poco X6 5G menjadi salah satu pilihan paling rasional di kelas harga ini bagi pengguna yang menginginkan performa kuat dengan harga kompetitif. Smartphone ini hadir dengan layar AMOLED 120Hz tajam dan cerah, memberikan kenyamanan saat bermain game maupun menikmati konten multimedia.Dari sisi performa, Poco X6 5G mampu menjalankan game berat dengan cukup lancar, menjadikannya pilihan ideal bagi gamer yang menginginkan kinerja stabil tanpa harus mengejar level flagship.
Kombinasi layar berkualitas, performa kencang, dan harga relatif terjangkau membuat Poco X6 5G sering direkomendasikan sebagai HP gaming menengah terbaik di awal 2026.
Poco M8 Pro
Poco M8 Pro, atau model sejenis dalam lini seri M terbaru, diposisikan sebagai smartphone dengan fokus gaming di kelas menengah. Perangkat ini mengandalkan chipset seri menengah atas yang dirancang untuk performa tinggi dengan efisiensi daya baik.Poco juga dikenal menyertakan sistem pendingin yang cukup optimal pada seri M, sehingga suhu perangkat tetap terjaga saat digunakan bermain game dalam waktu lama. Poco M8 Pro cocok untuk pengguna yang gemar memainkan game populer seperti Mobile Legends atau PUBG dengan pengaturan grafis tinggi.
Dengan pendekatan performa lebih fokus dan harga relatif terjangkau, model ini menjadi alternatif menarik bagi gamer yang tidak mengejar fitur flagship, tetapi menginginkan pengalaman bermain stabil.
Poco X5 5G
Poco X5 5G dikenal sebagai pilihan performa seimbang di kelas Rp3 jutaan. Smartphone ini mengandalkan prosesor Snapdragon stabil, dipadukan dengan layar AMOLED dan daya tahan baterai baik untuk penggunaan sehari-hari.Karakter Poco X5 5G tidak terlalu ekstrem ke arah gaming berat, tetapi justru unggul dalam konsistensi performa dan efisiensi. Untuk pengguna yang membutuhkan smartphone serba bisa, dari aktivitas kerja, hiburan, media sosial, hingga gaming kasual, Poco X5 5G masih menjadi pilihan relevan di awal 2026.
Kamera yang cukup baik dan pengalaman penggunaan stabil menjadikannya opsi aman bagi pengguna non-gamer hardcore.
Memilih HP Poco di kisaran Rp3 jutaan sebaiknya disesuaikan dengan prioritas penggunaan. Jika gaming berat menjadi fokus utama, Poco F6 adalah pilihan terbaik selama tersedia promo yang menurunkan harga ke kisaran ini.
Poco X6 5G dan Poco M8 Pro juga menjadi opsi kuat untuk gaming menengah dengan harga lebih konsisten. Sementara itu, bagi pengguna yang lebih mengutamakan keseimbangan performa dan kenyamanan harian, Poco X5 5G tetap layak dipertimbangkan.
Selain itu, variasi harga antar varian RAM dan penyimpanan juga perlu diperhatikan, karena perbedaan konfigurasi dapat berdampak signifikan pada performa multitasking dan umur pemakaian perangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News