Asus mengonfirmasi tidak akan merilis model smartphone baru mulai 2026, menghentikan peluncuran ponsel Zenfone dan ROG Phone, dan memfokuskan bisnis pada AI serta teknologi masa depan.
Asus mengonfirmasi tidak akan merilis model smartphone baru mulai 2026, menghentikan peluncuran ponsel Zenfone dan ROG Phone, dan memfokuskan bisnis pada AI serta teknologi masa depan.

Asus Konfirmasi Pamit dari Pasar HP, Fokus ke AI dan Teknologi Lain

Lufthi Anggraeni • 20 Januari 2026 11:06
Jakarta: Asus, produsen teknologi asal Taiwan yang dikenal di ranah smartphone melalui lini Zenfone dan ROG Phone, dipastikan tidak lagi akan meluncurkan model smartphone baru ke pasar mulai tahun 2026.
 
Mengutip GSM Arena, keputusan ini menandai perubahan strategi signifikan Asus setelah bertahun-tahun bersaing di segmen ponsel pintar global. Menurut pernyataan yang disampaikan Chairman Asus Jonney Shih, Asus mengambil keputusan strategis untuk menghentikan pengembangan ponsel Android dan tidak akan menambahkan model baru di masa depan.
 
Shih juga menegaskan bahwa perusahaan akan terus memberikan dukungan bagi pengguna perangkat Asus yang sudah ada, tetapi fokus bisnis akan bergeser ke arah teknologi lain seperti kecerdasan buatan (AI) dan perangkat komputasi baru.

Beberapa laporan industri sebelumnya sempat mengindikasikan bahwa Asus tidak akan merilis smartphone baru sepanjang tahun 2026, termasuk seri Zenfone dan ROG Phone yang selama ini menjadi pilar smartphone Asus.
 
Informasi ini berasal dari komunikasi internal Asus kepada mitra telekomunikasi dan distributor bahwa tidak ada rencana peluncuran perangkat baru dalam lini produk smartphone untuk tahun ini. Keputusan ini mencakup dua lini utama ponsel Asus yaitu Zenfone dan ROG Phone.
 
Sebagai pengingat, Zenfone adalah seri smartphone mainstream yang pernah populer di berbagai wilayah sejak debutnya pada tahun 2014, sedangkan ROG Phone merupakan lini ponsel gaming dengan spesifikasi tinggi yang dikenal di kalangan penggemar game mobile.
 
Kendati sempat muncul laporan yang menyebut istilah exit dari pasar smartphone, konteks resmi menunjukkan bahwa yang dimaksud Asus adalah penghentian peluncuran perangkat baru, bukan penutupan total divisi ponsel atau penghentian dukungan terhadap perangkat yang sudah beredar.
 
Perusahaan tetap berkomitmen untuk memberikan layanan purna jual, pembaruan perangkat lunak, dan dukungan garansi bagi pemilik ponsel Asus yang sudah ada. Perubahan arah ini sejalan dengan tren industri teknologi yang kian menonjolkan AI dan produk baru di luar smartphone tradisional.
 
Asus berencana mengalihkan sumber daya, riset, dan pengembangan dari bisnis smartphone ke peluang lebih besar di sektor AI, robotik, serta perangkat komputasi dan server berbasis AI. Dalam beberapa tahun terakhir, Asus memang menunjukkan pertumbuhan di segmen server dan perangkat AI, serta komitmen untuk memanfaatkan tren AI dalam strategi perusahaan ke depan. 
 
Dengan alasan tersebut, menghentikan rilis ponsel baru menjadi bagian dari restrukturisasi bisnis untuk menghadapi perubahan kebutuhan pasar dan kompetisi global. Pengumuman ini akan berdampak nyata bagi pengguna dan penggemar ponsel Asus.
 
Bagi pemilik perangkat seperti Zenfone 12 Ultra atau ROG Phone 9 Series, Asus menegaskan akan tetap menyediakan pembaruan software dan layanan purna jual seperti garansi serta dukungan teknis. Namun, bagi mereka yang menantikan generasi terbaru dari lini smartphone Asus, terutama di segmen gaming atau model flagship, berpeluang tidak akan mendapati penerus resmi dalam waktu dekat.
 
Di sisi industri, keputusan Asus mencerminkan tekanan bisnis yang dialami oleh sejumlah produsen smartphone kelas menengah dan premium dalam beberapa tahun terakhir, akibat persaingan sangat ketat dari merek besar serta biaya produksi yang terus meningkat.
 
Strategi penarikan diri dari pasar ponsel mungkin membuka peluang bagi Asus untuk memperkuat posisinya di bidang teknologi yang tengah berkembang dengan cepat seperti AI, komputasi kelas atas, serta hardware inovatif lainnya.
 
Sebagai pengingat, Asus memulai kiprahnya di bisnis smartphone dengan seri Zenfone, yang diluncurkan pertama kali pada tahun 2014 dan menawarkan spesifikasi menarik untuk harga kompetitif. Selama bertahun-tahun, Zenfone berkembang mencakup berbagai segmen dari kelas menengah hingga flagship.
 
Selain itu, Asus juga memperkenalkan ROG Phone pada tahun 2017 sebagai ponsel gaming khusus dengan fitur dan desain yang mendukung kebutuhan pemain game mobile. Namun, dalam beberapa generasi terakhir, Asus mulai mengurangi peluncuran ponsel, dan ponsel terbaru Asus tersebut dinilai sejumlah pihak kurang menarik dibandingkan dengan pesaing.
 
Asus hanya merilis sejumlah model pada tahun 2025, termasuk Zenfone 12 Ultra dan ROG Phone 9 FE. Langkah strategis ini akhirnya mencapai puncak melalui keputusan Asus untuk tidak lagi menambah model baru pada tahun 2026 dan fokus ulang di area teknologi lain.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan