Mengutip GSM Arena, Spotify menawarkan Memberships sebagai pengganti layanan Podcast Subscriptions yang diperkenalkan pada tahun 2021. Model tersebut serupa dengan YouTube Memberships dan Instagram Subscriptions, memungkinkan penggemar mendukung kreator melalui pembayaran untuk memperoleh akses ke konten eksklusif.
Spotify mengklaim kreator dapat menerima 90% dari total pendapatan yang dihasilkan melalui Memberships. Fitur ini juga melengkapi pilihan monetisasi lain di platform tersebut, termasuk iklan, sponsor, dan Spotify Partner Program.
Meski demikian, peluncuran awal Memberships belum mencakup Indonesia. Spotify menggulirkan fitur ini di 34 pasar, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Singapura, serta sejumlah negara di Eropa.

Kreator Bisa Menawarkan Konten Eksklusif
Melalui Memberships, kreator podcast memiliki keleluasaan menentukan manfaat yang diberikan kepada pelanggan berbayar. Pilihan kontennya mencakup episode audio atau video eksklusif, episode tambahan, akses lebih awal ke konten baru, arsip episode, serta tayangan dengan jumlah iklan lebih sedikit.Spotify juga memungkinkan kreator membagi layanan Memberships menjadi maksimal tiga tingkatan dengan harga berbeda. Dengan skema ini, kreator dapat menyusun pilihan keanggotaan berdasarkan manfaat yang ingin ditawarkan kepada pendengar.
Layanan ini ditawarkan dengan harga berlangganan sebesar USD5 atau sekitar Rp90.000 per bulan, dengan masa uji coba gratis selama tujuh hari. Namun, Spotify tidak menetapkan satu harga yang berlaku untuk seluruh kreator karena biaya berlangganan dapat berbeda sesuai tingkatan keanggotaan.
Sementara itu, pengguna Spotify Free maupun Spotify Premium dapat menemukan pilihan Memberships melalui halaman podcast terkait. Konten khusus anggota juga dapat dinikmati langsung melalui aplikasi Spotify.
Untuk meningkatkan interaksi antara kreator dan pendengar, anggota Memberships akan memperoleh lencana khusus saat memberikan komentar pada episode. Kreator juga dapat menyambut anggota baru melalui klip video ucapan selamat datang.
Spotify Menawarkan Porsi Pendapatan 90%
Salah satu daya tarik utama Memberships adalah porsi pendapatan bagi kreator. Spotify menyatakan kreator memperoleh 90% dari total pendapatan yang dihasilkan melalui fitur tersebut. Skema ini menempatkan Memberships sebagai salah satu opsi monetisasi bagi kreator yang ingin membangun hubungan langsung dengan pendengar melalui konten berbayar.Kreator dapat memanfaatkan episode eksklusif dan akses khusus untuk memberikan nilai tambahan kepada anggota. Pembayaran langganan dilakukan melalui situs web, bukan melalui transaksi pembelian di dalam aplikasi.
Mekanisme tersebut memungkinkan Spotify menghindari pembagian pendapatan transaksi dalam aplikasi dengan Apple dan Google. Kendati menawarkan peluang pendapatan tambahan, kreator perlu memenuhi sejumlah persyaratan sebelum dapat menggunakan Memberships.
Konten podcast harus dihadirkan melalui Spotify for Creators atau Megaphone, memiliki sedikitnya tiga episode yang telah diterbitkan, serta mengumpulkan minimal 100 pendengar atau penonton dan 100 jam konsumsi konten di Spotify selama 30 hari terakhir.
Persyaratan tersebut menjadi dasar kelayakan kreator untuk memanfaatkan fitur monetisasi baru ini. Dengan demikian, Memberships tidak langsung tersedia bagi semua podcast di Spotify.
Sejumlah Podcast Mulai Menggunakan Memberships
Pada tahap awal, Spotify telah menghadirkan Memberships untuk sejumlah podcast, termasuk The Adam Friedland Show, Making Sense with Sam Harris, dan The Shawn Ryan Show. Jaringan YMH Studios juga termasuk dalam peluncuran awal, dengan fitur Memberships tersedia untuk 12 podcast di bawah jaringan tersebut.Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Spotify memperluas pilihan monetisasi sekaligus memberikan lebih banyak cara bagi kreator untuk menawarkan konten eksklusif kepada penggemar. Bagi pendengar, fitur ini menyediakan pilihan untuk mengakses materi tambahan dari podcast favorit mereka melalui skema keanggotaan berbayar.
Indonesia Belum Mendapatkan Fitur Memberships
Spotify menggulirkan Memberships di 34 pasar pada tahap awal. Negara yang termasuk dalam daftar ketersediaan antara lain Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia, Singapura, serta sejumlah negara Eropa.
Indonesia belum termasuk dalam daftar negara yang memperoleh fitur tersebut pada tahap awal peluncuran. Namun hingga saat ini, belum tersedia informasi mengenai rencana ketersediaan Memberships bagi kreator podcast di Tanah Air.
Dengan demikian, kreator podcast Indonesia belum dapat dipastikan memiliki akses ke fitur monetisasi ini, dan belum tersedia informasi terkait perluasan layanan ke pasar lain.