Saat ini, semakin banyak robot yang menggantikan manusia. (Reuters/Thomas Peter)
Saat ini, semakin banyak robot yang menggantikan manusia. (Reuters/Thomas Peter)

Tidak Ingin Posisi Anda Digantikan Robot? Seringlah Bergaul

Ellavie Ichlasa Amalia • 28 Desember 2015 11:07
medcom.id: Saat ini, semakin banyak perusahaan yang mulai menggunakan robot sebagai ganti tenaga kerja manusia. Jika tidak ingin digantikan oleh robot, sebaiknya Anda kembali mengasah kemampuan sosial Anda.
 
Di era sekarang ini, proses otomatisasi kian populer. Hal ini berarti, kemampuan untuk bersosialisasi dengan baik menjadi salah satu karakteristik yang dicari dari pekerja. Setidaknya begitulah yang dilaporkan oleh National Bureau of Economic Research - Biro Nasional Riset Ekonomi.
 
Tech Insider melaporkan, sejak tahun 1980, peningkatan jumlah pekerjaan dan gaji terjadi di bidang yang memerlukan kemampuan kognitif dan kemampuan untuk bersosialisasi. Hal ini tertulis dalam hasil penelitian yang berjudul Meningkatnya Kepentingan Akan Kemampuan Sosial dalam Pasar Tenaga Kerja yang ditulis oleh David J. Deming, yang merupakan salah seorang peneliti di NBER.

Tidak Ingin Posisi Anda Digantikan Robot? Seringlah Bergaul
 
Sebaliknya, jumlah pekerja yang diperlukan di bidang yang memerlukan kemampuan matematika tinggi tetapi kemampuan bersosialisasi rendah justru menurun. Hal ini menunjukkan bahwa kepintaran tidak lagi menjadi kriteria utama yang dicari dari calon pekerja. Sekarang ini, seorang pekerja tidak hanya harus pintar tapi juga pandai berkomunikasi. 
 
Lalu, kenapa saat ini kemampuan bersosialisasi menjadi salah satu karakteristik yang paling dicari? Jawabannya sederhana: karena manusia dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan lebih baik daripada sebuah komputer.
 
"Alasannya adalah karena komputer masih belum dapat meniru interaksi manusia dengan baik. Interaksi antar manusia di tempat kerja akan meningkatkan produktivitas tim karena masing-masing anggota tim akan berusaha untuk terus beradaptasi dengan situasi yang terus berubah. Interaksi yang tidak rutin seperti inilah yang menjadi kelebihan manusia dari mesin," tulis Deming dalam hasil risetnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan