George Pepes, APAC Vertical Solutions and Marketing Lead Retail, Healthcare and Hospitality, Zebra Technologies Asia Pacific.
George Pepes, APAC Vertical Solutions and Marketing Lead Retail, Healthcare and Hospitality, Zebra Technologies Asia Pacific.

Hanya 4 dari 10 Konsumen Percaya Ritel Bisa Penuhi Pesanan

Cahyandaru Kuncorojati • 23 Maret 2022 11:45
Jakarta: Zebra Technologies merilis hasil studi 14th Annual Global Shopper Study, yang mengungkapkan adanya kesenjangan yang besar antara kepercayaan pembeli dan perusahaan retail.
 
Lebih dari separuh pengambil keputusan yang disurvei (55 persen) yakin bahwa mereka sepenuhnya dapat dipercaya untuk memenuhi pesanan online seperti yang dijanjikan, tetapi hanya 38 persen pembeli yang menaruh kepercayaan penuh kepada perusahaan retail.
 
Para pegawai di perusahaan retail mengkhawatirkan kemampuan perusahaan mereka karena hanya 51 persen yang sepenuhnya percaya perusahaan mampu mengirimkan atau memenuhi pesanan online pelanggan seperti yang dijanjikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk meningkatkan tingkat kepercayaan ini, para pengambil keputusan di perusahaan retail semakin membutuhkan solusi yang dapat meningkatkan kontribusi para staf di garda depan dan meningkatkan perencanaan dan pelaksanaan inventori di toko-toko dan rantai pasokan yang lebih luas.
 
Meskipun dua pertiga pembeli berencana berbelanja di toko dalam beberapa bulan mendatang, sebagian besar (73 persen) ingin bisa keluar-masuk toko dengan cepat. Sebanyak 65 persen masih khawatir dengan kerumunan, dan tidak banyak yang percaya bahwa perusahaan retail akan mematuhi mandat atau protokol kesehatan dan keselamatan di toko seperti yang terjadi pada 2020. 
 
Hampir tiga perempat (73 persen) pembeli lebih memilih barang belanjaan mereka dikirim bukannya diambil di toko atau di lokasi lain. Lebih dari tiga perempat (77 persen) mengatakan mereka telah memesan melalui perangkat mobile, dengan lebih dari setengah generasi Boomer memanfaatkan opsi mobile commerce (m-commerce).
 
Sebanyak 35 persen generasi Boomer juga mengatakan mereka telah menggunakan aplikasi mobile untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari atau memesan makanan.
 
Pembeli juga mencari tahu harga produk (50 persen) secara online sebelum mereka keluar rumah. Hampir sepertiga memeriksa inventori toko sebelum mereka meninggalkan rumah, jumlah ini meningkat jika dibandingkan tahun 2019 yang hanya mencapai 19 persen.
 
“Konsumen menghargai kenyamanan opsi click-and-collect dan home delivery, terutama karena perusahaan retail telah menambahkan opsi fulfillment baru dan memberikan insentif pada transaksi m-commerce,” kata George Pepes, APAC Vertical Solutions and Marketing Lead Retail, Healthcare and Hospitality, Zebra Technologies Asia Pacific.
 
“Banyak perusahaan retail telah melakukan penyesuaian proses-proses mereka untuk mengikuti popularitas pengalaman retail baru ini, dan perspektif mereka tentang pentingnya teknologi pun berubah.”
 
Sebanyak sepertiga konsumen mengatakan bahwa mereka menggunakan perangkat mobile untuk mencari harga yang lebih bersaing atau menelusuri situs web online untuk mencari produk saat mereka ingin berbelanja.
 
Lebih dari 70 persen pembeli mengonfirmasi bahwa mereka baru-baru ini meninggalkan toko tanpa mendapatkan barang apapun yang mereka inginkan, dan hampir setengahnya menyatakan bahwa mereka batal melakukan pembelian di toko karena kehabisan stok.
 
Lebih dari 25 persen pembeli yang disurvei mengatakan sudah melakukan click-and-collect pesanan di m-commerce saat berbelanja, dengan beberapa bahkan sudah menyelesaikan pesanan online untuk dikirim ke rumah.
 
“Berbagai temuan dalam 14th Global Shopper Study dari Zebra ini telah menyajikan data yang sangat krusial dalam membantu bisnis retail di Indonesia merencanakan strategi bisnis mereka ke depan,” kata Eric Ananda, Indonesia Country Manager, Zebra Technologies Asia Pacific.
 
“Sangat penting bagi para pebisnis retail untuk melakukan digitalisasi dengan cepat dan dengan teknologi-teknologi yang tepat seperti scanner CS60, RFID Mobile Reader RFD40, dan mobile computer TC52ax, untuk meningkatkan pengalaman berbelanja dan memenuhi kebutuhan konsumen akan pengalaman belanja yang omnichannel hari-hari ini.”
 
Dengan keterbatasan tenaga kerja dan kepuasan staf toko yang dapat mempengaruhi proses eksekusi di toko ritel, sebagian besar pembuat keputusan mengatakan berencana untuk menggunakan software workforce dan task management pada tahun depan.
 
Ini merupakan umpan balik positif mengingat 70 persen karyawan akan memandang lebih positif perusahaan jika mereka dibekali dengan teknologi. Dan lebih dari 80 persen mengatakan mereka dapat memberikan customer experience yang lebih baik jika mereka memiliki mobile computer dan barcode scanner di tangan.
 
Staf toko retail juga meyakini bahwa analitik akan membantu mereka meningkatkan kualitas layanan sehari-hari dan lebih memilih untuk mengelola tugas dan jadwal mereka dengan aplikasi dan perangkat mobile.
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif