NASA Punya Bos Baru
NASA akhirnya memiliki pemimpin baru.
Jakarta: NASA punya bos baru. Kemarin, pemungutan suara yang dilakukan oleh Senat Amerika Serikat memutuskan James Bridenstine, anggota kongres dari Partai Republik asal Oklahoma, untuk memimpin badan luar angkasa tersebut.

Bridenstine menang tipis. Sebanyak 50 anggota Senat dari Partai Republik mendukung calon dari Presiden Donald Trump tersebut, sementara 47 anggota dari Partai Demokrat dan 2 anggota independen tidak menyetujui penunjukan Bridenstine. 

"Saya merasa bangga atas kesempatan ini dan sekali lagi, saya berterima kasih pada Presiden Donald Trump dan Wakil Presiden Mike Pence atas kepercayaan mereka pada saya," kata Bridenstine, seperti yang dikutip dari CNET.


"Saya tidak sabar untuk bekerja dengan tim hebat di NASA untuk mencapai visi yang diimpikan oleh Presiden agar Amerika bisa kembali memimpin di luar angkasa."

Ini artinya, NASA -- salah satu institusi favorit AS -- akhirnya memiliki pemimpin setelah mantan astronot Charles Bolden mengundurkan diri lebih dari satu tahun yang lalu. Selama enam dekade, ini adalah waktu terlama ketika posisi bos NASA kosong. 

Salah satu alasan beberapa senator tidak setuju atas penunjukan Bridentstine adalah karena komentar yang dia buat tentang perubahan iklim. Pada 2013, dia berkata bahwa "suhu global tidak lagi naik sejak 10 tahun lalu". 

Dalam wawancara dengan Aerospace America, Bridenstine berkata bahwa dia "tidak keberatan untuk belajar tentang iklim."



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.