Mau Tukar iPhone X dengan Oppo Find X?
Oppo Find X.
Jakarta: Bulan lalu, Oppo merilis smartphone premiumnya, Find X. Sama seperti kebanyakan smartphone flagship, Find X memiliki harga di atas Rp10 juta. Mengingat Find X menggunakan Qualcomm Snapdragon 845, RAM 8GB dan memori internal 256GB, harga belasan juta sebenarnya tidak aneh.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki kantong yang cukup dalam untuk membeli smartphone itu. Karena itulah, Oppo memfasilitasi para penggemar dengan mengadakan trade-in atau tukar tambah. Di sini, Anda bisa menukar ponsel lain, seperti Apple dan Samsung, untuk mendapatkan Find X dengan harga lebih murah.

Ini daftar ponsel yang boleh ditukar beserta dengan harga yang ditawarkan oleh Oppo, lengkap dengan harga asli dari seri Galaxy dan iPhone pada hari peluncuran.




Pertanyaannya adalah apakah Anda rela membiarkan iPhone X 256GB dihargai Rp 10 juta? Atau Samsung Galaxy S9+ dihargai Rp7,5 juta? Terlepas dari preferensi merek, ketika Anda hendak membeli smartphone premium, sebenarnya apa yang harus Anda perhatikan?

Menurut Herry SW, pengamat industri smartphone, spesifikasi merupakan hal pertama yang dia amati ketika hendak membeli ponsel dengan harga di atas Rp10 juta.

"Berikutnya, harganya masih rasional atau tidak," katanya saat dihubungi Medcom.id. "'Harga merek' juga diperhatikan."

Dia memberikan contoh dua ponsel dengan spesifikasi dan harga yang sama persis tapi dari merek yang berbeda. "Yang satu merek Samsung, satu lagi Meizu. Tentu saja saya pilih yang Samsung."


Samsung Galaxy S9. (AFP PHOTO / LLUIS GENE)

Herry mengaku, dia tidak memiliki preferensi merek tertentu. "Asalkan saya anggap menarik dan harga masuk akal, mau merek apapun, hajar deh," katanya.

"Buat saya pribadi, gengsi merek sih urutan nomor sekian. Anggaplah ada dua ponsel dengan harga dan spesifikasi yang persis sama. Yang satu Samsung, satu lagi LG. Amat mungkin saya justru lebih pilih LG."

Pada saat yang sama, dia tidak memungkiri bahwa segmen konsumen tertentu memang akan menjadikan "gengsi merek" sebagai salah satu alasan untuk membeli smartphone premium.

Menurut Herry, kesediaan perusahaan untuk mengeluarkan update sistem operasi juga cukup penting. Namun, dia mengungkap, smartphone flagship biasanya akan mendapatkan update.

Bagaimana dengan Anda? Apa alasan utama Anda untuk membeli smartphone premium?



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard: ASUS PRIME Z370-A, MSI X470 Gaming Plus
  • VGA: Colorful iGame GTX 1070 X-TOP-8G, ASUS Strix Vega 64
  • RAM: Apacer Panther RAGE 2400MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Apacer Panther AS340 240GB + Seagate Barracuda 8TB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Mouse: Logitech G903, Logitech G603
  • Keyboard: Logitech G610 Orion, Logitech G613
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.