AirTags dinilai akan menjadi sumber pendapatan besar baru bagi Apple.
AirTags dinilai akan menjadi sumber pendapatan besar baru bagi Apple.

AirTag akan Jadi Sumber Pendapatan Baru Apple

Lufthi Anggraeni • 23 April 2021 13:10
Jakarta: Peluncuran AirTag dinilai sebagai langkah cerdik yang dilakukan Apple, sebab perangkat ini dipasarkan dengan harga terjangkau, terutama dibandingkan dengan perangkat karya Apple lainnya, termasuk iPhone.
 
Perangkat berkemampuan melacak dan menemukan benda yang dihubungkan dengannya via aplikasi Find My Apple ini dinilai berpotensi akan menjadi sumber pendapatan besar bagi Apple. AirTag dinilai berpotensi sukses sebab saat ini terdapat lebih dari 1 miliar perangkat Apple dengan aplikasi Find My karya Apple.
 
Kolumnis Forbes Tim Bajarin menilai bahwa jika berhasil menjual 35 juta unit AirTag dalam tahun pertama, maka Apple akan mengantongi pendapatan sebesar lebih dari USD1 miliar (Rp14,5 triliun).

Selain itu, Bajarin juga optimistis bahwa Apple akan dapat menjual sebanyak 35 juta unit AirTag dalam tahun pertama penjualannya, sebab Apple memiliki punya lebih dari satu miliar perangkat dengan Find My.
 
Bajarin juga optimis bahwa jika Apple resmi merilis kacamata Augmented Reality yang telah lama dirumorkan, maka produk tersebut juga dinilai akan menjadi bisnis bernilai miliaran dolar Apple lain dalam tahun pertama ketersediaannya.
 
Sebagai informasi, AirTag dipasarkan mulai hari Jum’at, 23 April 2021 seharga USD29 (Rp421.000). Apple juga menyediakan paket terdiri dari empat AirTag dengan penawaran harga sebesar USD99 (Rp1,4 juta).
 
Apple AirTag berbentuk bulat menyerupai pin dengan bobot sangat ringan, sehingga perangkat ini dapat dipasang di dompet, kunci, ransel, atau barang lainnya. Untuk memudahkan pemasangan, Apple menyediakan aksesori penyimpanan yang dijual terpisah.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA