Kepala Bagian Bisnis Berkembang & UKM Facebook dan Instagram, Ferdy Nandes.
Kepala Bagian Bisnis Berkembang & UKM Facebook dan Instagram, Ferdy Nandes.

Akademi Instagram, Program Global Terinspirasi Wirausahawan Indonesia

Teknologi media sosial instagram
Cahyandaru Kuncorojati • 19 Juli 2019 15:50
Jakarta: Instagram yang membuktikan perannya ikut membantu bisnis milik wirausahawan muda di Indonesia kini menggelar program untuk berfokus mendorong hal tersebut dan bersinergi dengan pemerintah Indonesia. Instagram mengumumkan program global bernama Akademi Instagram.
 
"Awalnya kita cuma ngobrol melihat banyak sekalis wirausahawan muda Indonesia yang memanfaatkan Instagram untuk mengembangkan bisnis mereka," Communication Manager Instagram Asia Pasific Putri Silalahi.
 
"Kemudian kita coba ajukan ke kantor pusat ternyata justru diajukan sebagai program global dan pertama diluncurkan di Indonesia," imbuh Putri. Akademi Instagram bertujuan untuk mengembangkan bisnis atau entrepenuer UKM wirausahan muda Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dijelaskan caranya dengan memberikan keterampilan digital entreprenur memanfaatkan media sosial Instagram. Namun Kepala Bagian Bisnis Berkembang & UKM Facebook dan Instagram, Ferdy Nandes menyatakan program ini bukan untuk bisnis yang baru.
 
"Akademi Instagram ingin enhance bisnis wirausahawan muda yang sudah tumbuh. Makanya prasayarat sebagai peserta nanti adalah bisnis tersebut sudah menggunakan Instagram selama setahun. Ini untuk melihat komitmen mereka," jelas Ferdy.
 
Dia menuturkan Akademi Instagram sejalan dengan misi dan visi Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF). Oleh sebab itu prasyarat lain untuk ikut program ini adalah bisnisnya bergerak di 16 sub-kategori industri kreatif menurut BEKRAF.
 
"Targetnya 1.000 wirausahan muda di bawah usia 35 tahun, nanti diseleksi hingga 10 wirausahawan muda. Setelah seminar nanti ada tahap mentoring dan inkubasi. Di inkubasi kita menggandeng platform Kreavi," ungkap Ferdy.
 
Kreavi adalah platform digital yang menampung pekerja kreatif visual Indoensia untuk berjejaring dan memamerkan karyanya serta memamerkan portofolio atau menemukan lowongan.
 
"Di sini ditekankan ke arah ekonomi. Jadi banyak wirausawahan muda yang memanfaatkan Instagram masih bingung untuk bagian promosi dan distribusi. Kurikulumnya tidak sebatas teknis membuat konten menarik tapi juga aspek ekonomi untuk mengembangkan bisnis," jelas Ferdy.
 
Putri juga menekankan bahwa prasyarat bisnis yang ikut serta dalam program ini tidak akan dilihat dari jumlah follower. Dia menanggapi pertanyaan mengenai akun bisnis di Indonesia yang dikabarkan juga melakukan pembelian sejumlah follower.
 
"Kami tidak menyarankan melakukan hal itu. Instagram sangat rajin melakukan inspeksi terhadap akun bot seperti akun yang ditawarkan jasa jual follower. Jadi nantinya angka follower bisnis tersebut malah kian hari bisa semakin berkurang," jelas Putri.
 
Di Indonesia progam Akademi Instagram akan digelar di tiga kota, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta. Sebagai program pilot, maka saat ini baru akan digelar di tiga kota saja.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif