.jpeg)
Melalui kompetisi ini, Alibaba ingin mendorong usaha kecil dan menengah (UKM) Indonesia agar mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan skala operasional dan memperluas jangkauan bisnis ke pasar global. Inisiatif tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat peran pelaku usaha lokal dalam ekosistem ekonomi digital.
10 Inovator Bersaing Memperebutkan Hadiah Rp2 Miliar
CoCreate Pitch 2026 Indonesia menghadirkan 10 inovator bisnis terpilih yang akan mempresentasikan gagasan usaha mereka di hadapan dewan juri. Para peserta memperebutkan total hadiah senilai Rp2 miliar sebagai bentuk apresiasi terhadap inovasi dan potensi pengembangan bisnis mereka.Selain hadiah kompetisi, tiga pemenang utama juga berkesempatan mengikuti ajang CoCreate Global London pada November 2026. Perjalanan tersebut akan disponsori penuh oleh Alibaba, sehingga para pemenang dapat memperoleh kesempatan untuk memperluas wawasan dan jaringan bisnis di tingkat internasional.
Dewan juri kompetisi ini terdiri dari sejumlah tokoh yang memiliki pengalaman di sektor bisnis, modal ventura, dan pengembangan kewirausahaan. Mereka adalah Eddi Danusaputro, Ketua Asosiasi Modal Ventura untuk Startup Indonesia (AMVESINDO) sekaligus akademisi; Philip Setiadi, Country Director Stanford Seed; Faye Wongso, Chairperson Kumpul; serta Monika Rudijono, Managing Director Endeavor Indonesia.
Sementara itu, Roger Luo selaku Head of South and Southeast Asia Business Alibaba turut hadir sebagai salah satu pembicara dalam rangkaian acara tersebut.
AI Jadi Peluang UKM Indonesia Perluas Pasar Global
Penyelenggaraan CoCreate Pitch 2026 Indonesia dilatarbelakangi potensi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai USD360 miliar pada 2030. Di tengah pertumbuhan tersebut, pelaku usaha lokal dinilai memiliki peluang untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga berperan sebagai pencipta nilai dalam ekosistem digital.Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, menjadi salah satu aspek yang dapat dieksplorasi untuk membantu pelaku usaha menghadapi tantangan operasional dan persaingan global. Integrasi teknologi juga membuka peluang bagi UKM untuk mengembangkan produk, meningkatkan efisiensi, serta memperluas jangkauan bisnis.
Selain kompetisi, Alibaba Global Edge Summit 2026 turut mempertemukan profesional industri, pemimpin bisnis, dan perwakilan pemerintah untuk membahas tren bisnis global. Forum tersebut juga menjadi wadah untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam pengembangan produk dan model bisnis pada masa mendatang.
Melalui CoCreate Pitch 2026, Alibaba berupaya memberikan ruang bagi inovator Indonesia untuk memperkenalkan gagasan bisnis mereka sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi sebagai salah satu faktor pendukung pertumbuhan usaha berkelanjutan.
(Zalsabila Natasya)