RAM DDR5-6400 model SODIMM dan UDIMM buatan SK Hynix.
RAM DDR5-6400 model SODIMM dan UDIMM buatan SK Hynix.

SK Hynix Rilis Kartu RAM 32GB DDR5-6400 Pertama di Dunia

Cahyandaru Kuncorojati • 27 Oktober 2022 09:17
Jakarta: Perusahaan produsen komponen hardware asal Korea Selatan yaitu SK Hynix mengumumkan pencapaian terbaru di standar kartu RAM DDR5. Mereka meluncurkan RAM DDR5-6400MHz pertama di dunia dengan kapasitas 32GB.
 
SK Hynix menciptakan kartu ram kapasitas 32GB dalam single module untuk form factor UDIMM dan SODIMM yang memiliki standar DDR5 dengan kecepatan 6400MHz. Di sini ditawarkan kecepatan 6400 Mbps (megabit per second).
 
Saat ini sample engineering dari produk tersebut sudah disebarkan ke berbagai mitra industri hardware untuk dievaluasi performanya. Di bulan lalu SK Hynix memang sudah mengantongi sertifikasi untuk produk terbaru berbasis DDR5 dengan standar 10-nano class microprocessing (1a)  Generasi ke-4.

Apabila SK Hynix telah resmi menjualnya ke pasar dipastikan produk ini akan menjadi kartu RAM DDR5 tercepat untuk perangkat PC atau segmen client, dikutip dari WCCF Tech.
 
SK Hynix disebut menggunakan komponen bernama CKD (Clock Driver) yang membuat operasional lebih stabil saat memproses data berkecepatan tinggi hingga 6.400 Mbps. 
 
Teknologi ini bahkan sudah diakui oleh JEDEC, organisasi internasional untuk standarisasi komponen semikonduktor. Pengumuman ini hadir di saat perkembangan pasar RAM DDR5 di tengah permintaan pasar yang melesu dan ketersediaan barang yang bermasalah.
 
SK Hynix sendiri dikabarkan sudah mengantongi sertifikasi konsumen untuk produk ini di kapasitas 16/32/64GB yang ditujukan untuk platform server. Mereka juga sudah mendapatkan sertifikasi untuk kapasitas RAM yang sama di segmen platform PC dan client.
 
Mereka dikabarkan siap merilis varian generasi selanjutnya dari standar ini pada paruh pertama tahun depan. SK Hynix memiliki target untuk menciptakan versi yang memiliki konsumsi daya lebih rendah tapi menghadirkan peningkatan performa.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA