Free Fire.
Free Fire.

Risiko Berbagi Akun Game Online: Ancaman Nyata bagi Keamanan Digital

Cahyandaru Kuncorojati • 14 Mei 2025 15:20
Jakarta: Berbagi ID dan kata sandi akun game online sering dianggap remeh, terutama di kalangan remaja dan pasangan. Namun, kebiasaan ini membuka celah besar bagi peretasan, pencurian data, dan kehilangan akses permanen terhadap akun. 
 
Sebuah survei oleh Malwarebytes pada tahun 2024 mengungkapkan bahwa 85% orang dalam hubungan romantis memberikan akses ke akun pribadi mereka kepada pasangan, dengan 95% di antaranya berasal dari Generasi Z. 
 
Lebih dari separuh responden merasa tertekan untuk berbagi akses digital, dan 29% mengalami dampak negatif seperti penguntitan digital setelah hubungan berakhir. Laporan Kaspersky juga menunjukkan bahwa 16% pengguna yang mengalami serangan siber mengidentifikasi akun game mereka sebagai target. 

Sayangnya, hanya 5% yang menganggap akun game mereka memerlukan perlindungan kata sandi yang kuat. Selain memperhatikan keamanan kata sandi, pengguna juga disarankan memilih platform transaksi game yang terpercaya. 
 
Misalnya, saat melakukan pembelian dalam game atau top-up saldo, banyak gamer kini lebih selektif memilih layanan yang terjamin keamanannya dan transparan dalam prosesnya. 
 
Salah satu contoh yang banyak digunakan adalah Garudaku, platform lokal yang menyediakan top-up berbagai game dengan sistem yang aman dan layanan yang transparan.
 
Ancaman nyata lainnya adalah credential stuffing, metode serangan di mana peretas menggunakan kombinasi username dan password yang telah bocor untuk mencoba masuk ke berbagai akun secara otomatis. 
 
Dengan tingkat keberhasilan hingga 2%, satu juta kombinasi dapat menghasilkan akses ke 20.000 akun. Hal ini menjadi lebih mudah jika pengguna menggunakan kata sandi yang sama di berbagai platform.
 
Mark Risher, Kepala Keamanan Google, merekomendasikan beberapa langkah untuk menjaga keamanan akun, seperti menggunakan kata sandi unik untuk setiap akun, mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA).
 
Tidak cukup, gamer juga harus memperbarui perangkat lunak secara rutin, menghindari menggunakan Wi-Fi publik tanpa perlindungan tambahan, dan menggunakan manajer kata sandi untuk menyimpan kredensial dengan aman.
 
Dengan meningkatnya serangan siber yang menargetkan akun game, penting bagi pengguna untuk lebih berhati-hati dan menerapkan praktik keamanan digital yang baik. Pilih layanan transaksi digital yang aman, hindari berbagi informasi akun, dan jadikan keamanan sebagai prioritas utama dalam dunia game online.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan