Facdebook merilis aplikasi mandiri versi desktop untuk Messenger, untuk Windows dan Mac.
Facdebook merilis aplikasi mandiri versi desktop untuk Messenger, untuk Windows dan Mac.

Facebook Luncurkan Messenger untuk Windows dan Mac

Teknologi media sosial teknologi facebook aplikasi
Lufthi Anggraeni • 03 April 2020 15:55
Jakarta: Facebook Messenger akhirnya memiliki aplikasi desktop miliknya, diklaim menghadirkan kemudahan bagi pengguna untuk mengirimkan pesan dan melakukan chat video dengan keluarga dan rekan melalui komputer.
 
Aplikasi yang kini tersedia di Microsoft Store dan Mac App Store ini memungkinkan pengguna untuk mengirimkan pesan kepada rekan dan keluarga, ataupun memulai panggilan video layaknya aplikasi versi mobile dan web.
 
Selain itu, The Verge juga melaporkan bahwa aplikasi ini juga didukung oleh Dark Mode, yang telah dirilis Facebook sebagai salah satu fitur baru pada desain baru usungan aplikasi versi desktop karyanya. Peluncuran aplikasi versi desktop mandiri untuk Facebook Messenger ini telah lama dipersiapkan oleh Facebook.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Facebook memberikan petunjuk kuat bahwa perusahaannya tengah mengembangkan aplikasi ini pada awal tahun 2016 lalu. Facebook kemudian meluncurkan aplikasi versi desktop untuk Workplace, alat kolaborasi karyanya, pada akhir tahun 2017.
 
Namun kala itu, Facebook baru mengumumkan Messenger untuk desktop pada tahun 2019 lalu. Aplikasi Facebook Messenger versi desktop hadir sebagai tanggapan dari peningkatan kebutuhan masyarakat akan alat konferensi video serupa Zoom.
 
Sebagai informasi, Zoom mengalami kecaman dari masyarakat akibat permasalahan terkait privasi dan keamanan. Peningkatan kebutuhan akan alat konferensi video juga didorong kebijakan berdiam diri di rumah yang diterapkan pemerintah di berbagai negara guna menghentikan penyebaran COVID-19 yang kini menjadi pandemi.
 
Facebook akhirnya meluncurkan versi penuh dari aplikasi desktop Messenger karyanya, yang diharapkan akan dapat mempermudah pengguna untuk melakukan percakapan video dengan rekan dan keluarga dalam kondisi saat ini.
 
Sebelumnya, Facebook dilaporkan berencana untuk memberikan bonus senilai USD1.000 (Rp16,4 juta) kepada setiap pegawainya untuk membantu mereka di tengah pandemik virus korona. Langkah ini diumumkan oleh CEO Mark Zuckerberg dalam memo internal perusahaannya.
 
Facebook juga disebut berencana untuk mendistribusikan bonus ini selama bulan April mendatang. Setiap pegawai Facebook, dengan jumlah hampir mencapai 45.000 pegawai, juga akan mendapatkan penilaian “Exceeds” dalam tinjauan performa selama enam bulan pertama tahun 2020.
 
Hal ini dapat berdampak pada perolehan bonus dalam jumlah besar, disebut akan dapat dimanfaatkan untuk membantu pegawai lebih lanjut selama pandemik COVID-19 ini. Sebagai informasi, kompensasi median untuk pegawai Facebook mencapai USD228.651 (Rp3,7 miliar).
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif