President Qualcomm, Cristiano Amon. (Medcom.id/Cahyandaru Kuncorojati)
President Qualcomm, Cristiano Amon. (Medcom.id/Cahyandaru Kuncorojati)

Qualcomm: 5G Bisa Lahirkan Lebih Banyak Super-App

Teknologi teknologi hardware qualcomm review prosesor
Cahyandaru Kuncorojati • 06 Desember 2019 08:00
Maui: Di Qualcomm Tech Summit 2019, chipset terbaru diperkenalkan membawa beragam inovasi fitur yang bakal ditemukan di smartphone tahun depan. Bukan cuma lebih kencang performanya, bermain game lebih seru, kamera resolusi lebih tinggi tapi 5G jadi nilai jual dari Qualcomm.
 
Menurut Presiden Qualcomm, Cristiano Amon sulit untuk memisahkan 5G karena teknologi ini akan ikut membentuk cara baru menggunakan smartphone. 5G akan mendorong kemampuan yang dihadirkan oleh smartphone.
 
"Beragam teknologi bisa hadir karena 5G, developer dan ekosistem smartphone akan bisa berinovasi dari teknologi koneksi ini," ungkap Amon. Dia menyebut bahwa karakteristik 5G yang mampu menyediakan internet lebih cepat dengan latensi sangat rendah akan berkontribusi besar bagi smartphone.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Smartphone dilihat sebagai alat yang menyediakan beragam kebutuhan dan dukungan teknologi sehari-hari. Misalnya, Amon mencontohkan beragama layanan yang semalam ini ada di smartphone justru akan berpindah ke layanan cloud. Artinya, smartphone hanya menjadi alat untuk mengakses.
 
"Jaringan 5G bakal menghadirkan koneksi perangkat dengan cloud server yang selalu aktif. Nantinya mungkin smartphone bisa terhubung dengan layanan cloud unlimited. Di era 5G cloud storage bakal menjadi edge cloud," jelas Amon.
 
Cloud storage atau penyimpanan berbasis cloud berbeda dari edge cloud yang memadukan teknologi edge computing. Di edge computing, proses pengolahan data dilakuakn di cloud tapi bukan di server melainkan dekat dengan perangkat sumber data.
 
Artinya, proses pengolahan data menjadi cepat. Tidak butuh waktu untuk mengirim ke server dan mengembalikannya ke perangkat. Edge cloud ini bisa didapatkan dengan koneksi 5G yang sangat cepat dan rendah latensi. Jadi proses pengolahan data dan hasilnya bisa diterima real-time.
 
5G bisa menjadi era kehadiran super-apps, aplikasi benar-benar terkoneksi dan real-time. Memori penyimpanan data juga akan menjadi relevan di smartphone. Aplikasi game dan lainnya serta data akan ada di edge cloud," jelasnya.
 
Makanya di Qualcomm Tech Summit 2019, semua inovasi yang ada di chipset terbaru selalu disebut bisa hadir karena modem Snapdragon X55 RF-System. Komponen ini membuat chipset Qualcomm mendukung kemampuan unduh hingga 7,5Gbps dengan latensi super rendah, menurut klaim mereka.
 
Pendapat Amon sejalan dengan Co-founder sekaligus Vice Chairman Xiaomi, Lin Bin. 5G akan mengubah cara pengguna smartphone itu sendiri dalam menghasilkan berbagai konten.
 
Smartphone di tahun depan bisa menghasilkan foto dan video dengan resolusi super besar yang imbasnya kepada ukuran metadata yang juga besar. Solusi untuk mengatasi kapasitas penyimpanan data akan beralih ke cloud.
 
Teknologi berbagai konten juga akan ikut terpacu untuk bisa lebih cepat lagi seiring ukuran data yang besar tadi. Karena aplikasi akan berjalan tidak lagi di perangkat tapi di edge cloud,maka potensi aplikasi menjadi lebih canggih dan cepat bisa tercapai tanpa batasan kemampuan perangkat.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif