“Komitmen Omron Corporation untuk meningkatkan investasi di Indonesia melalui fasilitas manufaktur baru ini merupakan bukti bahwa Indonesia adalah penting bagi bisnis Omron. Fakta bahwa PT Omron Manufacturing of Indonesia terus berkembang selama dua puluh tahun terakhir merupakan bukti kepemimpinan Omron dalam sektor manufaktur Indonesia,” kata President Commissioner PT Omron Manufacturing of Indonesia, Richard Nyotokusumo.
Salah satu fitur yang dihadirkan pada fasilitas baru tersebut yaitu Omron Automation Center (ATC), yang mencakup area seluas 200 meter persegi. ATC baru ini disebut berukuran dua kali lebih besar dibandingkan fitur di Jakarta, dan merupakan ATC ke-6 di seluruh dunia.
Fitur ATC ditujukan untuk menyediakan lingkungan kondusif bagi pelanggan untuk mendiskusikan berbagai ide. Selain itu, fitur ini juga memungkinkan pelanggan mengujicoba konsep teknologi otomatisasi mereka dengan insinyur OMI.
Fasilitas manufaktur baru OMI dilengkapi dengan lini produksi semi-otomatis dan otomatis, yang terdiri dari berbagai platform kerja meliputi robot, kontrol gerakan elektro-mekanikal, teknologi sensing serta keamanan dan keselamatan kerja berteknologi canggih.
Omron juga menyebut, ATC sebagai wujud dukungan perusahaannya kepada pelanggan dalam meningkatkan daya saing melalui teknologi otomatisasi. Dengan fitur ATC ini, Omron juga berharap dapat membantu pelanggan dalam menghasilkan karya dan inovasi baru untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.
Selain itu, OMI juga mengaku berencana untuk meningkatkan jumlah sumber daya manusia menjadi 3.500 karyawan hingga tahun 2020. Sumber daya manusia tersebut, jelas OMI, meliputi insinyur, operator, spesialis mutu, dan berbagai profesional terampil lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News