Meskipun begitu tidak sepenuhnya adalah pelanggan berbayar. Vice President Product Management YouTube, Adam Smith pada blog resmi YouTube menyebut di dalamnya juga ada pengguna dari masa trial atau uji coba.
“Di tahun 2015 kami percaya bahwa pengalaman dari YouTube tidak hanya bisa dinikmati pengguna tapi juga komunitas seniman dan content creator, makanya kami hadirkan juga layanan berlangganan YouTube Music,” kata Adam.
“Penawaran ini didesain bagi pencinta musik dan penggemar YouTube yang ingin bisa memilih cara mereka menikmati waktu dengan YouTube, memungkinkan mereka menikmati tanpa interupsi, bisa background play maupun di-download, dan layanan musik dengan katalog paling lengkap,” jelasnya.
YouTube Music dan YouTube Premium diklaim sudah hadir di lebih dari 100 negara. Saat pengguna internet berlangganan YouTube Premium maka secara langsung mereka juga bisa mengakses YouTube Music tanpa interupsi.
Adam menyebutkan bahwa YouTube Music dan YouTube Premiu terus menghadirkan peningkatan fitur, seperti bisa memutar konten dari berbagai perangkat termasuk dari smart TV ke mobile.
“Kami juga bereksperimen dengan fitur Generative AI. Selain itu ada fitur Samples yang memungkinkan pendengar musik menemukan musik baru hingga menghadirkan konten podcast ke YouTube,” ujar Adam.
Sayangnya dalam pengumuman tersebut YouTube tidak membagikan penjelasan lebih detail mengenai demografi pengguna dan statistik lain. Makanya pencapaian YouTube kali ini terasa biasa saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News