Peneliti tersebut menantang beberapa sukarelawan untuk menyentuh sebuah robot yang memiliki tinggi kurang dari 60 cm dan memiliki mata, telinga, dada, kaki, tangan dan dapat berbicara. Robot ini juga dilengkapi dengan kemampuan untuk berbicara, mengeluarkan kata-kata yang mendundang.
Menurut laporan The Guardian, saat seseorang menyentuh bagian bokong atau organ intim sang robot, maka hal ini akan membuat sang manusia merasa terangsang.
"Penelitian kami menunjukkan bahwa robot merupakan sebuah media baru yang memiliki efek yang hebat. Ia menunjukkan bahwa manusia merespon robot dengan cara sosial dan primitif," kata Jamy Li, teknisi mekanik di Stanford University in California, sang pemimpin penelitian.
"Peraturan sosial tak tertulis mengenai menyentuh bagian organ intim orang lain ternyata juga berlaku untuk tubuh sebuah robot. Riset ini akan memberi dampak baik pada desain robot dan teori kecerdasan buatan," kata Li. Riset ini menunjukkan bahwa desain robot yang menyerupai manusia dapat menimbulkan reaksi yang manusiawi.
Untuk penelitian ini, para peneliti meminta bantuan dari 10 sukarelawan -- 4 perempuan dan 6 laki-laki. Dalam eksperimen ini, para sukarelawan hanya diminta untuk menuruti apa yang diperintahkan oleh sang robot, yang telah diprogram agar memberitahu para partisipan untuk menyentuh 13 bagian dari tubuhnya.
Para sukarelawan diminta untuk menyentuh sang robot dengan tangan dominan mereka, sementara di tangan yang bukan dominan akan terpasang sensor untuk mengukur konduktansi kulit. Dalam 26 kali percobaan, para peneliti menemukan bahwa saat seseorang menyentuh daerah intim sang robot, maka sang manusia akan lebih merasa terangsang daripada jika mereka menyentuh kaki atau tangan sang robot.
"Robot sosial dapat menimbulkan respon taktil dalam psikologis manusia. Hal ini menunjukkan kekuatan robot. Karena itu, para desainer interaksi dan mekanik harus berhati-hati tentang interaksi manusia-robot yang positif dan negatif," tulis para peneliti dalam kesimpulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News