Setelah sempat menghentikan penggunaan nama XPS pada generasi sebelumnya, Dell kini membawa kembali branding ikonik tersebut sebagai bagian dari strategi baru yang menitikberatkan efisiensi daya dan komputasi AI on-device.
Kedua laptop premium ini dirancang untuk menjawab kebutuhan era AI PC, dengan mengandalkan platform Intel Core Ultra Series 3 (Panther Lake).
Dell menegaskan pendekatan desain kali ini tidak lagi sekadar mengejar performa mentah, melainkan keseimbangan antara daya tahan baterai, kecerdasan buatan lokal, dan pengalaman penggunaan jangka panjang.
Desain Tipis dengan Konektivitas Modern
Dari sisi desain, XPS 14 dan XPS 16 tetap mempertahankan identitas XPS yang dikenal pengguna lama. Rangka aluminium tampil kaku dengan garis desain minimalis, sementara ketebalan berada di kisaran 14 hingga 14,6 mm tergantung konfigurasi. Pendekatan ini menjaga keduanya tetap masuk kategori laptop tipis dan ringan.Dell mengandalkan port USB-C secara penuh, dengan tiga Thunderbolt 4 dan satu jack audio. Meski mengharuskan pengguna membawa hub tambahan, pendekatan ini dinilai selaras dengan karakter laptop Windows premium. Untuk konektivitas nirkabel, dukungan Wi-Fi 7 turut dibenamkan sebagai investasi jangka panjang.
Dell XPS 14 Fokus Mobilitas dan Efisiensi
Sebagai model yang lebih ringkas, XPS 14 memiliki bobot mulai sekitar 3,0 hingga 3,05 pon, bergantung pada pilihan layar LCD atau OLED.Dell menawarkan layar LCD dengan variable refresh rate 1–120 Hz, yang dirancang untuk menekan konsumsi daya saat aktivitas ringan seperti membaca atau mengetik, lalu meningkatkan kelancaran saat konten bergerak muncul.
Laptop ini dipasangkan dengan baterai 70 Wh. Dell mengklaim daya tahan hingga 27 jam untuk pemutaran Netflix pada layar 2K dalam pengujian internal.
Dukungan NPU pada Intel Core Ultra Series 3 memungkinkan performa AI di kisaran 47–50 TOPS, yang ditujukan untuk pemrosesan AI lokal seperti peningkatan kualitas panggilan video dan fitur AI Windows generasi berikutnya.
Dell XPS 16 untuk Multitasking dan Kreator
XPS 16 membawa filosofi serupa dalam ukuran lebih besar. Bobot awal berada di kisaran 3,65 hingga 3,75 pon, menjadikannya kompetitif di kelas laptop 16 inci. Opsi layar LCD dan OLED dengan refresh rate hingga 120 Hz kembali tersedia, dengan fokus pada keseimbangan antara efisiensi dan visual halus.Salah satu peningkatan signifikan pada XPS 14 dan XPS 16 adalah kehadiran kamera 8 MP 4K HDR. Dell menilai kualitas kamera kini menjadi bagian penting dari pengalaman laptop modern, terutama untuk video conference dan autentikasi Windows Hello yang lebih andal.
Harga dan Ketersediaan
Dari sisi harga, XPS 14 dan XPS 16 diposisikan di kelas premium Windows. Berdasarkan data awal, harga bervariasi tergantung konfigurasi dan wilayah, dengan kisaran mulai pertengahan USD 1.600 hingga di atas USD 2.000.Dell tidak menargetkan persaingan harga, melainkan pengguna yang mengutamakan kualitas desain, layar adaptif, dan efisiensi jangka panjang.
Dell juga mengonfirmasi bahwa XPS 13 belum dihentikan sepenuhnya. Model tersebut sedang dikembangkan dan dijadwalkan meluncur pada paruh kedua 2026, dengan fokus sebagai XPS paling tipis dan ringan, serta kembali menggunakan keyboard chiclet konvensional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News