Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Apple Developer Institute (Foto Medcom.id)
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita meresmikan Apple Developer Institute (Foto Medcom.id)

Apple Developer Institute Resmi Hadir di Indonesia, Fokus Game hingga AI

Muhammad Syahrul Ramadhan • 21 April 2026 12:19
Ringkasnya gini..
  • Apple resmi menghadirkan Apple Developer Institute.
  • Developer Institute di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta menawarkan program pembelajaran kepada hampir 200 peserta.
  • Topik-topik terspesialisasi yang mencakup kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, developer operations, game, serta kewirausahaan.
Jakarta: Apple resmi menghadirkan Apple Developer Institute, sebuah kelanjutan dari upaya berkesinambungan perusahaan dalam mendukung developer, wirausahawan, dan pelajar untuk memulai karier di industri teknologi Indonesia yang terus berkembang.
 
Developer Institute di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta menawarkan program pembelajaran kepada hampir 200 peserta dengan topik-topik terspesialisasi yang mencakup kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin, developer operations, game, serta kewirausahaan. Institut kelima di Jakarta, yang dirancang untuk developer profesional, berfungsi sebagai pusat komunitas di mana developer dapat memperoleh pengalaman bermakna dengan berjejaring, belajar, dan berinovasi.
 
“Para developer di Indonesia memecahkan masalah nyata dengan bakat serta kreativitas mereka yang luar biasa," kata Susan Prescott, Vice President of Worldwide Developer Relations Apple.

"Bersama Apple Developer Academy, yang terus membangun fondasi bagi talenta-talenta digital baru, Apple Developer Institute akan mendukung para developer dalam negeri di jenjang perjalanan karier mereka berikutnya. Kami berkomitmen untuk mendukung ekosistem teknologi Indonesia yang dinamis, dan menantikan bagaimana program-program ini membantu peserta membentuk masa depan.”

Mendorong Inovasi untuk Ekonomi Digital


Program Apple Developer Institute di Surabaya, Tangerang, Batam, dan Jakarta menawarkan pembelajaran selama delapan hingga 24 bulan. Setiap program memadukan keahlian Apple dengan mitra lokal terpercaya untuk menghadirkan inovasi yang relevan dengan industri.

Apple Developer Institute for Artificial Intelligence & Machine Learning (Surabaya)


Program dua tahun yang dijalankan dalam kerja sama dengan Universitas Ciputra. Program ini dimulai dengan fokus pada pengembangan keterampilan pemrograman inti AI/ML beserta aplikasi nyata, sebelum berlanjut ke penyelesaian tantangan industri dengan mengembangkan solusi bersama perusahaan-perusahaan Indonesia.

Apple Developer Institute for Developer Operations (Tangerang)


Program delapan bulan yang dijalankan bersama S-Quantum Engine dari Sinarmas Group. Melalui serangkaian tantangan enterprise, mulai dari meluncurkan aplikasi cloud hingga mengelola sistem berbasis kontainer dalam skala besar, para peserta memperoleh pengalaman implementasi nyata di berbagai industri.
   

Apple Developer Institute for Games (Batam)


Program satu tahun yang dirancang bersama Infinite Learning. Dalam enam bulan pertama di Batam, para peserta mengembangkan game dengan pelatihan yang dipandu mentor dan pakar profesional di bidang media 2D dan 3D.
 
Dalam enam bulan berikutnya secara daring, para peserta menyempurnakan game mereka, melakukan pengujian khalayak, serta mengembangkan strategi go-to-market dan publikasi game. Program ini diakhiri dengan kesempatan bagi para developer untuk memamerkan game mereka di pameran industri, sehingga dapat menjangkau para pemain dan investor.

Apple Developer Institute for Entrepreneurship (Jakarta)


Program yang membawa ide startup dari tahap prototipe hingga menjadi bisnis yang dapat berkembang pesat. Dijalankan bekerja sama dengan RoketDigital, program ini beroperasi di ruang inkubasi khusus di Jakarta, memungkinkan para peserta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk meluncurkan, menumbuhkan, dan memperluas produk mereka dengan dukungan dari ahli teknis serta mentor.

Rumah bagi Developer Profesional Indonesia

Apple Developer Institute for Professionals di Jakarta adalah pusat komunitas yang dijalankan bekerja sama dengan BINUS University. Dirancang dengan semangat komunitas, institut ini mempertemukan developer profesional dari berbagai tahap karier untuk berjejaring, belajar, dan berinovasi.
 
Institut ini menawarkan pertemuan rutin dengan sesama developer dan mitra industri; co-working space untuk menginkubasi ide bisnis dan proyek komunitas; serta katalog kursus dari mitra industri lokal dan internasional. Informasi lebih lanjut mengenai program-program ini dapat ditemukan di website Apple Developer Institute for Professionals.
 
Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan bahwa kehadiran Apple Developer Institute merupakan bentuk komitmen dari Apple untuk mewujudkan kesepakatan yang telah dicapai dengan pemerintah Indonesia.
 
“Di dalam MOU itu kan ada salah satu poin yang mengatakan bahwa akan ada pengembangan Apple Academy, juga Apple Institute, R&D, dan lain sebagainya, dan itu saya kira pemerintah memberikan apresiasi kepada pihak Apple yang terus-menerus terus-menerus memberikan peluang kepada pemerintah untuk memberikan kepercayaan kepada Apple. Jadi dengan mendevelop, dengan melaksanakan semua yang sudah menjadi kesepakatan kita, it is a very good sign bahwa Apple itu betul-betul komitmen pada Indonesia,” kata Agus dalam acara peresmian Apple Developer Institute di Jakarta, Selasa 21 April 2026.
 
Menperin juga sempat berbincang dengan developer yang sedang mengikuti Apple Developer Institute for Professionals. Dalam kesempatan tersebut ia mengapresiasi developer game Tap Caster hingga entrepreneur LEASTRIC.
 
“Sangat impresif, dan salah satu kekuatan Apple, yaitu yang kalau kita perhatikan tadi, ada semacam continuity dari mereka-mereka yang pernah mengecap pendidikan atau sebagai student di akademi, dan sebagian kemudian melanjutkan di institut yang lebih spesifik lagi, yang lebih kepada pengembangan program yang bisa diarahkan kepada market,” terangnya.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA