Berdasarkan unggahan di Twitter Roland Quandt yang ditemukan Android Police, harga Samsung Galaxy S22 Series untuk pasar Eropa akan dibanderol mulai EUR849 (Rp13,8 juta), dengan model dasar Galaxy S22 Plus dan Ultra ditawarkan seharga EUR1049 (Rp17,05 juta) dan EUR1249 (Rp20,3 juta).
Hal ini berarti, lini Samsung Galaxy S 2022 akan dipasarkan dengan harga serupa lini yang dirilis pada tahun 2021 lalu. Tweet Quandt tersebut mengindikasikan Samsung akan melanjutkan pembebanan biaya sebesar EUR50 (Rp812.846) untuk peningkatan kapasitas ruang penyimpanan di model standar dan Plus.
Perubahan yang disampaikan informasi ini yaitu Samsung Samsung akan menawarkan varian Ultra model dasar dengan nilai lebih sedikit jika dibandingkan dengan pendahulunya. Menurut Quandt, setidaknya di Eropa, Galaxy S22 Ultra seharga EUR1249 (Rp20,3 juta) akan hadir dengan dukungan RAM 8GB.
Konsumen di Eropa dilaporkan akan harus merogoh kocek EUR100 (Rp1,6 juta) lebih banyak untuk membeli Galaxy S22 Ultra dengan dukungan RAM 12GB dan ruang penyimpanan internal 256GB.
Namun, belum tersedia informasi soal keputusan Samsung untuk menerapkan strategi harga yang sama di pasar lainnya. Android Police menekankan bahwa membebankan harga USD100 (Rp1,4 juta) lebih banyak untuk setiap model di lini Galaxy S22.
Sebelumnya, beredar gambar lain dari Samsung Galaxy S22+, menampilkan bagian belakang dari perangkat yang belum dirilis ini dalam usungan warna hitam, putih dan hijau. Gambar ini memberikan konfirmasi lebih lanjut menyoal desain lubang di layar pada bagian depan smartphone dan tiga kamera di bagian belakang.
Samsung kembali menyelaraskan warna pada bingkai dengan lokasi penyematan kamera belakang di model berwarna hitam dan hijau. Namun pada model berwarna putih, perangkat ini hadir dengan dua warna, salah satunya serupa warna perak yang menghiasi warna bingkai layar dan bagian lokasi penyematan kamera di bagian belakang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News