Dalam unggahannya, Ismail Fahmi menuliskan, "Ternyata banyak yang nanya 'Hukum menyadap Presiden'. Bagaimana jawaban ChatHPT?"
Ia turut membagikan tautan percakapan ChatHPT dari situs HPT Muhammadiyah. Pada tangkapan layar tersebut, terlihat hasil pencarian dengan kata kunci "menyadap" yang menampilkan 21 pertanyaan.
Salah satu pertanyaan yang muncul adalah "HUKUM MENYADAP PRESIDEN". Topik tersebut juga muncul bersama berbagai pertanyaan lain yang membahas hukum penyadapan, mengintip, hingga memata-matai aktivitas orang lain.
Daftar Pertanyaan tentang Menyadap di ChatHPT
Berdasarkan tangkapan layar yang dibagikan Ismail Fahmi, terdapat sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan hukum menyadap. Berikut beberapa di antaranya:- Bagaimana hukumnya menyadap telepon milik orang lain?
- Hukum menyadap Presiden.
- Apa hukum menyadap Presiden sendiri?
- Hukum menyadap menurut HPT Muhammadiyah.
- Fatwa mengintip atau memata-matai atau menyadap aktivitas orang lain.
- Apakah ada ketentuan di Tarjih terkait dengan menyadap informasi atau rahasia pihak lain?
- Ada hukumnya menyadap orang.
- Buatkan aku naskah khutbah tentang larangan tajassus atau menyadap orang lain lengkap beserta dalilnya dalam Al-Qur'an dan hadis.
- Apa hukumnya menyadap.
Pertanyaan tersebut menunjukkan beragam sudut pandang yang ingin diketahui pengguna, mulai dari persoalan privasi, hukum keagamaan, hingga penyadapan terhadap tokoh publik.
Baca Juga :
Link ChatHPT Tarjih Muhammadiyah, Cobain Yuk!
Unggahan Ismail Fahmi tersebut memperlihatkan bagaimana pengguna memanfaatkan ChatHPT untuk mencari jawaban atas pertanyaan yang berkaitan dengan hukum menyadap.
Namun, unggahan Ismail Fahmi tidak memperlihatkan isi lengkap jawaban ChatHPT atas pertanyaan mengenai hukum menyadap Presiden. Tangkapan layar tersebut hanya menampilkan daftar pertanyaan yang diajukan pengguna.
(Ellen Octovia Suherman)