Informasi terbaru dari laporan Mark Gurman dalam Power On menyebut Apple telah merekayasa ulang bagian dalam MacBook Pro dengan mengecilkan sejumlah komponen dan mengatur ulang penempatannya. Hasilnya, MacBook Pro generasi baru disebut akan memiliki bobot jauh lebih ringan dibandingkan dengan model saat ini.
Perubahan tersebut menjadi perhatian karena Apple baru memperbarui MacBook Pro 14 inci dan 16 inci pada bulan Maret 2026 lalu dengan chip M5 Pro dan M5 Max. Namun, model yang sedang disiapkan ini diperkirakan membawa perubahan lebih besar dibandingkan sekadar peningkatan performa.

OLED dan Layar Sentuh Jadi Perubahan Utama
Salah satu perubahan paling signifikan pada MacBook Pro baru adalah penggunaan panel OLED. Jika terealisasi, perangkat tersebut akan menjadi Mac pertama Apple yang menggunakan layar OLED sekaligus mendukung input sentuh.Sebagai pengingat, selama ini MacBook Pro menggunakan layar mini-LED dan mengandalkan keyboard serta trackpad sebagai metode interaksi utama. Sementara itu, teknologi OLED memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya secara individual.
Karena itu, layar OLED dapat menampilkan warna hitam lebih pekat dan kontras lebih tinggi dibandingkan dengan panel yang menggunakan sistem lampu latar. Teknologi ini sebelumnya telah digunakan Apple pada iPhone serta iPad Pro.
Dukungan layar sentuh juga akan menjadi perubahan besar bagi MacBook Pro. Apple selama bertahun-tahun mempertahankan pendekatan berbeda antara Mac dan iPad, tetapi laporan terbaru menunjukkan perusahaan teknologi tersebut kini bersiap mengintegrasikan kemampuan sentuh pada laptop profesionalnya.
Layar sentuh itu tidak disebut akan menggantikan keyboard dan trackpad. MacBook Pro tetap akan mempertahankan metode input konvensional, sementara layar sentuh menjadi opsi tambahan bagi pengguna. Dengan demikian, Apple berpotensi menggabungkan interaksi berbasis sentuhan dengan pengalaman macOS yang selama ini berorientasi pada pointer.
MacBook Pro Disebut Jauh Lebih Ringan
Perubahan lain yang menjadi perhatian adalah bobot perangkat. Menurut laporan Gurman, Apple melakukan rekayasa ulang terhadap bagian internal MacBook Pro untuk mengurangi bobotnya. Apple disebut melakukan miniaturisasi komponen sekaligus mengatur ulang susunan komponen internal.Pendekatan tersebut memungkinkan Apple membuat perangkat lebih ringan tanpa sekadar mengurangi ukuran fisik komponen secara individual. Pengurangan bobot dapat menjadi perubahan penting bagi pengguna MacBook Pro, terutama model 16 inci.
Model tersebut memiliki bobot yang cukup besar dibandingkan laptop Apple lain. Sebagai informasi, MacBook Pro 16 inci saat ini dapat mencapai sekitar 2,15 Kg, sedangkan MacBook Air 15 inci memiliki bobot sekitar 1,51 Kg.
Meski demikian, Apple belum mengungkap angka bobot untuk MacBook Pro generasi baru. Gurman juga belum menyebut seberapa besar pengurangan bobot yang akan diberikan. Karena itu, istilah lebih ringan secara signifikan masih belum dapat diterjemahkan menjadi angka spesifik.
Perubahan desain ini juga dilaporkan mencakup bodi lebih tipis. Namun, fokus terbaru bukan hanya pada ketebalan perangkat, melainkan upaya Apple membuat keseluruhan komputer lebih mudah dibawa tanpa mengorbankan kemampuan yang ditawarkan lini MacBook Pro.
Dynamic Island Gantikan Notch
MacBook Pro baru ini juga disebut akan hadir dengan dukungan Dynamic Island. Sebagai pengingat, fitur tersebut pertama kali diperkenalkan Apple pada iPhone 14 Pro dan digunakan untuk menampilkan informasi interaktif di sekitar area kamera depan.Pada MacBook Pro baru, Dynamic Island diperkirakan menggantikan notch yang saat ini terdapat di bagian atas layar. Kamera depan akan ditempatkan pada lubang kamera lebih kecil, sementara area Dynamic Island dapat digunakan untuk menampilkan informasi tertentu.
Integrasi Dynamic Island juga disebut membutuhkan perubahan pada sistem operasi. Laporan terbaru menyebut Apple tengah mengembangkan macOS 27.2 dengan sejumlah penyesuaian untuk mendukung layar sentuh dan Dynamic Island pada MacBook Pro generasi baru.
Dengan demikian, perubahan yang disiapkan Apple bukan hanya berada pada tingkat hardware. Sistem operasi juga perlu disesuaikan agar pengalaman menggunakan layar sentuh dan elemen antarmuka baru dapat berjalan secara terintegrasi.
M5 Pro dan M5 Max Disebut Tetap Digunakan
Menariknya, MacBook Pro baru tersebut tidak serta-merta akan menggunakan chip generasi berikutnya. Laporan terbaru menyebut Apple berpeluang mempertahankan M5 Pro dan M5 Max pada model baru ini.Keputusan tersebut berkaitan dengan strategi Apple terhadap roadmap chip M-series. Model MacBook Pro yang menggunakan desain baru diperkirakan hadir sebelum Apple memperkenalkan model dengan chip kelas atas generasi berikutnya.
MacBook Pro reguler juga disebut akan mendapatkan peningkatan chip pada tahun 2027. Menurut laporan yang beredar, model berikutnya dapat menggunakan M7 Pro dan M7 Max, sementara MacBook Pro dengan desain baru dan layar sentuh berpotensi diposisikan sebagai produk berbeda.
Turut beredar laporan menyebut potensi nama MacBook Ultra untuk perangkat dengan desain baru tersebut. Namun, belum ada kepastian bahwa Apple akan menggunakan nama tersebut saat produk diperkenalkan.
Peluncuran Diperkirakan Oktober atau November
MacBook Pro dengan layar OLED dan sentuh diperkirakan diperkenalkan pada bulan Oktober atau November 2026. Gurman sebelumnya memperkirakan peluncuran dapat dilakukan mulai bulan Oktober, tetapi masih terbuka kemungkinan mundur hingga bulan November.Hingga saat ini, Apple belum mengonfirmasi tanggal peluncuran, nama produk, harga, maupun spesifikasi lengkap perangkat tersebut. Karena itu, informasi mengenai layar OLED, layar sentuh, Dynamic Island, desain lebih ringan, serta chip M5 Pro dan M5 Max masih perlu diperlakukan sebagai laporan dan rumor sampai Apple memberikan pengumuman resmi.
Jika laporan tersebut terealisasi, MacBook Pro generasi baru akan menjadi perubahan penting bagi lini laptop profesional Apple. Selain membawa teknologi layar baru, Apple juga berupaya mengurangi bobot perangkat sekaligus memperkenalkan metode interaksi berbasis sentuhan yang selama ini tidak tersedia pada Mac.