Telegram dan Signal mengalami peningkatan jumlah pengguna pesat setelah WhatsApp umumkan kebijakan baru.
Telegram dan Signal mengalami peningkatan jumlah pengguna pesat setelah WhatsApp umumkan kebijakan baru.

Dampak Kebijakan WhatsApp, Jumlan Unduh Telegram Meningkat

Teknologi teknologi whatsapp telegram
Lufthi Anggraeni • 09 Januari 2021 13:13
Jakarta: Aplikasi pesan instan Telegram dan Signal dilaporkan mengalami peningkatan penggunaan secara signifikan dan mendadak, setelah WhatsApp mengumumkan kebijakan privasi yang menjadi buah bibir masyarakat.
 
Sejumlah aktivis privasi mempertanyakan langkah “terima pengambilan data atau keluar” yang diberlakukan WhatsApp di Twitter. Aktivis privasi ini juga menyarankan pengguna untuk beralih ke aplikasi pesan instan lainnya, seperti Telegram dan Signal.
 
Sebagai informasi, WhatsApp merilis persyaratan baru yang meminta pengguna untuk mengizinkan Facebook dan anak perusahaannya untuk mengumpulkan data pengguna, termasuk nomor telepon dan lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karena imbauan ini, jumlah pengguna dua layanan pesan instan tersebut mengalami peningkatan signifikan. Hal ini juga didorong oleh dukungan yang disuarakan Pendiri Tesla Elon Musk dan CEO Twitter Jack Dorsey.
 
Dalam dua hari terakhir, perusahaan analis data Sensor Tower tercatat sebanyak lebih dari 100 ribu pengguna Signal di toko aplikasi Apple dan Google, sedangkan Telegram mengalami peningkatan jumlah unduh hampir sebanyak 2,2 juta.
 
Sementara itu jumlah instalasi aplikasi WhatsApp di toko aplikasi Apple dan Google dilaporkan mengalami penurunan sebesar 11 persen dalam kurun waktu tujuh hari tahun 2021, jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
 
Meskipun demikian, Sensor Tower menyebut bahwa jumlah unduhan aplikasi WhatsApp masih berjumlah sekitar 10,5 juta secara global.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif