Jimmy Chen, Vice President of Tencent Cloud and Vice President of APAC, Tencent Cloud International
Jimmy Chen, Vice President of Tencent Cloud and Vice President of APAC, Tencent Cloud International

Tencent Cloud Bawa Solusi Agen AI ke Indonesia, Ada WorkBuddy dan Miora

Mohamad Mamduh • 14 Juli 2026 19:21
Ringkasnya gini..
  • Sebagian besar perusahaan di Indonesia menempatkan AI sebagai prioritas utama dan mulai berfokus pada teknologi agentic AI.
  • Diintegrasikan dengan model bahasa pilihan melalui API dan dikelola dari jarak jauh melalui platform komunikasi seperti Discord, Slack, dan Telegram
  • Komitmen ini dibuktikan lewat kolaborasi erat dengan raksasa industri tanah air, salah satunya bersama XLSMART.
Jakarta: Tencent Cloud membawa rangkaian solusi agen kecerdasan buatan (AI) internasionalnya ke pasar Indonesia melalui ajang AI Executive Day yang digelar di Jakarta. Acara ini mempertemukan lebih dari 150 pemimpin perusahaan dan mitra teknologi untuk mengeksplorasi penerapan praktis teknologi agen AI dalam mendukung produktivitas kerja hingga otomatisasi operasional bisnis sehari-hari.
 
Ekspansi ini hadir di tengah tingginya antusiasme korporasi lokal terhadap transformasi digital. Studi terbaru dari EY menunjukkan bahwa sebagian besar perusahaan di Indonesia menempatkan AI sebagai prioritas utama dan mulai berfokus pada teknologi agentic AI. 
 
Menjawab kebutuhan produktivitas dan kreativitas tersebut, Tencent Cloud memperkenalkan tiga solusi utama yang dirancang untuk mengotomatisasi alur kerja multi-tahap secara mandiri dan komprehensif.

Solusi pertama adalah Tencent WorkBuddy, sebuah agen AI produktivitas ruang kerja yang mampu mengubah satu instruksi menjadi hasil kerja lengkap dan siap pakai, termasuk untuk tugas riset pasar, analisis data, hingga visualisasi dengan dukungan keahlian khusus di bidang keuangan, hukum, dan pemasaran.
 
Solusi ini juga dapat diintegrasikan dengan model bahasa pilihan melalui API dan dikelola dari jarak jauh melalui platform komunikasi seperti Discord, Slack, dan Telegram, setelah sebelumnya sukses mencatat lebih dari 8,85 juta pengguna aktif bulanan pada bulan pertamanya di Tiongkok.
 
Selanjutnya, Tencent Design Miora hadir sebagai studio kreatif AI-native dengan memori persisten yang membantu desainer serta pemasar menjaga konsistensi visual merek dengan memangkas proses pembuatan aset grafis, video, aset 3D, hingga user interface dari hitungan minggu menjadi jam saja.
 
Untuk mengoptimalkan seluruh ekosistem tersebut, platform Model-as-a-Service TokenHub menyediakan API gateway terpusat menuju berbagai LLM terkemuka, sehingga perusahaan dapat mengelola konsumsi token dan kinerja model secara fleksibel seiring meningkatnya penggunaan AI di internal mereka.
 
Vice President of Tencent Cloud, Jimmy Chen, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk mendukung modernisasi bisnis di Indonesia dengan mengalihkan pekerjaan yang membutuhkan banyak proses eksekusi kepada AI agar tim internal dapat berfokus pada inovasi serta pengambilan keputusan strategis.
 
Komitmen ini dibuktikan lewat kolaborasi erat dengan raksasa industri tanah air, salah satunya bersama XLSMART. Director and Chief Information Technology Officer XLSMART, Yessie D. Yosetya, bersama Senior Vice President of Tencent Cloud, Poshu Yeung, memaparkan bagaimana infrastruktur Tencent Cloud mendukung modernisasi operasional XLSMART tanpa mengganggu layanan jutaan pelanggannya, sekaligus menerapkan AI untuk mengeliminasi pekerjaan rekayasa yang berulang.
 
Selain XLSMART, Tencent Cloud juga sukses mendukung migrasi cloud skala besar untuk ekosistem GoTo, memperkuat sistem basis data TDSQL milik Bank Neo Commerce, memfasilitasi sistem verifikasi eKYC jarak jauh untuk BRI, mengoptimalkan pengiriman konten cepat bagi dompet digital DANA, serta mendukung Telkomsel dalam pembuatan konten dan verifikasi berbasis telapak tangan.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA