Secara rinci, trafik data nasional tercatat meningkat sekitar 15% dibandingkan hari biasa dan bahkan melonjak lebih dari 20% dibandingkan periode Nataru tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin meluasnya aktivitas digital di berbagai wilayah.
Desmond Cheung, Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, menyatakan bahwa pertumbuhan trafik data adalah "gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi digital Indonesia". Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merambah ke area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah dengan aktivitas digital yang sebelumnya terbatas.
Untuk mengantisipasi kebutuhan yang melonjak, Indosat memperkuat kapasitas dan menjaga keandalan jaringan di ribuan titik strategis, memastikan lonjakan kebutuhan data dapat dilayani secara stabil. Upaya optimalisasi jaringan ini didukung oleh pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC), sebuah pusat operasi yang berbasis Kecerdasan Artifisial (AI).
Teknologi AI di DIOC memungkinkan pemantauan performa jaringan secara aktual dan penyesuaian kapasitas yang adaptif di lokasi-lokasi dengan kenaikan trafik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, khususnya dalam mendukung aktivitas video streaming dan gaming di wilayah terpencil maupun destinasi wisata utama.
Lonjakan trafik tertinggi tercatat di beberapa wilayah strategis, termasuk Bogor, Sukabumi, dan Tangerang di area Jabodetabek; Garut, Bandung, dan Klaten di wilayah Jawa; Bandung, Kota Denpasar, dan Tabanan di Bali Nusra; Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin di Sumatra; serta Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba di Kalimantan dan Sulawesi.
Selain itu, lima aplikasi yang mencatat lonjakan penggunaan tertinggi adalah Tiktok, WhatsApp, Instagram, Facebook, dan Youtube. Seluruh layanan didukung oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan 1.404 BTS 5G yang tersebar di seluruh Indonesia.
Di samping fokus Nataru, Indosat juga terus mempercepat pemulihan layanan jaringan telekomunikasi di wilayah pascabencana, khususnya di Aceh. Tingkat pemulihan jaringan Indosat di Provinsi Aceh telah mencapai 97,5%. Pemulihan ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memastikan konektivitas tetap terjaga sebagai elemen penting dalam mendukung koordinasi, akses informasi, dan aktivitas masyarakat. I
Indosat menempatkan tim siaga di lokasi-lokasi strategis dan mengoperasikan Posko Pemantauan (Command Center) secara terpusat di Jakarta, Medan, dan Aceh untuk dukungan maksimal di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News