Foto selfie kera Kalimantan yang dipermasalahkan PETA (Wikimedia Commons)
Foto selfie kera Kalimantan yang dipermasalahkan PETA (Wikimedia Commons)

Fotografer Dituntut Karena Foto Selfie Kera

Riandanu Madi Utomo • 16 Juli 2017 13:03
medcom.id: Seorang fotografer dituntut oleh asosiasi perlindungan hewan PETA (Ethical Treatment of Animals) karena telah mengklaim foto yang sebenarnya diambil oleh seekor kera Kalimantan.
 
Dalam gugatannya, PETA menuntut David Slater karena telah menggunakan foto kera tersebut dalam bukunya. PETA mengatakan hak cipta foto tersebut adalah milik kera Kalimantan yang mengambil foto tersebut.
 
Kejadian bermula ketika Slater berkunjung ke Kalimantan untuk mengambil foto hewan liar. Saat itu seekor kera Kalimantan liar mengambil kameranya dan secara tidak sengaja mengambil foto selfie.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kamera dan memori milik Slater berhasil diambil kembali dan foto selfie tersebut digunakan di salah satu buku fotografi karya Slater. Sayangnya, PETA menganggap Slater tidak berhak atas foto tersebut karena yang mengambil foto bukanlah dirinya.
 
PETA mengatakan pihaknya tampil sebagai perwakilan kera tersebut dan mengaku akan menggunakan dana tuntutannya sebagai dana konservasi kera Kalimantan. Pihak PETA mengatakan jika gugatan kali ini berhasil maka akan menjadi tonggak dalam pengakuan status hewan di ranah hukum.
 
Namun, IFL Science mengkritik langkah PETA kali ini. Pasalnya, kera Kalimantan bukanlah hewan yang dilindungi dan PETA tampak tidak terlalu peduli dengan upaya konservasi kera tersebut. PETA dianggap hanya memanfaatkan situasi untuk mengembangkan agendanya sendiri. Tidak hanya itu, tuntutan PETA kali ini juga sudah sangat merugikan Slater dan membuatnya bangkrut.
 
Bagaimana menurut Anda?
 
(MMI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif