Jika selama ini kita tahu bahwa mesin game yang di Indonesia dikenal dengan 'ding dong' memiliki ukuran yang snagat besar, kini perusahaan tersebut membuat replikasi dalam ukuran 1:6. Tidak hanya menjadi replika atau miniatur, tetapi Anda juga tetap bisa memainkan game yang ada di dalamnya.
Untuk tahap pertama, miniatur mesin 'ding dong' ini hadir dengan game Centipede buatan Atari, produsen game untuk perangkat tersebut di era kejayaannya. Pemain harus menembakkan monster ular panjang sebelum sampai ke basis pertahanan anda.
.jpg)
Seperti yang dikabarkan oleh Polygon, miniatur mesin 'ding dong' ini memiki dimensi 12 inci yang bisa digenggam dengan satu tangan. Perangkat terserbut alat kontroler dan layar LCD 3,5 inci yang berfungsi layaknya mesin 'ding dong' asli jadi di dalamnya ada permainan yang dulu dijumpai pada tahun 70 atau 80-an.
Pendiri New Wave Toys, Shilo Prychak menjelaskan bahwa mereka menciptakan replika mesin 'ding dong' karena selama ini perangkat game lawas tersebut menjadi buruan para kolektor. Ukurannya yang besar tentu saja memakan tempat dan juga daya listrik untuk mengaktifkannya, sehingga replika kali ini dalam bentuk miniatur dan menggunakan baterai ltithium ion rechargeable seperti smartphone.
Saat ini, perangkat tersebut belum diproduksi secara massal. Mereka masih membutuhkan pendanaan yang digalang lewat situs Kickstarter dengan target total pendanaan adalah USD50 ribu. Rencananya, perangkat tersebut akan mulai dijual tahun depan dengan harga USD160 atau Rp2 juta.
Pihak New Wave Toys enggan untuk membeberkan game selanjutnya yang akan dirilis. Tetapi, melihat kerja sama awal mereka dengan Atari, kemungkinan besar game lawas Atari akan menjadi yang paling sering dirilis ulang untuk saat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News