Farming Simulator akan jadi game yang ditandingkan.
Farming Simulator akan jadi game yang ditandingkan.

Liga Esport Game Simulasi Pertanian Perebutkan Hadiah Rp4 Miliar

Teknologi games esport
Ellavie Ichlasa Amalia • 24 Januari 2019 12:17
Jakarta:Esport identik dengan game kompetitif seperti DOTA 2 dan CS:GO. Namun, ternyata ada berbagai jenis game yang bisa dipertandingkan, termasuk game simulasi bercocok tanam.
 
Developer Giants Software mengumumkan Farming Simulator League, sebuah turnamen kompetitif untuk seri PC Farming Simulator yang populer.Liga ini terdiri dari 10 turnamen di Eropa, yang akan diadakan dalam acara besar seperti Gamescom dan Paris Games Week. Acara puncak akan diadakan pada FarmCon 2020.
 
Giants Software menyediakan hadiah uang sebesar EUR250 ribu (Rp4 miliar) dan sukses menarik perusahaan ternama seperti Intel dan Logitech sebagai sponsor, lapor The Verge.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Liga tersebut akan mempertarungkan para peserta dalam game terbaru dari seri Farming Simulator, yaitu Farming Simulator 19, yang terjual satu juta unit pada 10 hari pertama ketersediaannya di pasar.
 
Pertandingan Farming Simulator telah ada selama beberapa tahun. Biasanya, pertandingan itu diadakan dalam acara agrikultur. Namun, acara itu ternyata menarik perhatian para pemain yang ingin melihat petani terbaik. Ini mendorong CEO Giants Christian Ammann untuk mulai mempertimbangkan membuat acara esport pertanian dengan lebih serius.
 
"Itulah saat kami menyadari bahwa ada sesuatu yang bisa lakukan pada level profesional," kata Ammann pada Esports Observer.
 

(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi