Sony Xperia XA3 Ultra disebut akan dimensi yang tergolong besar dan harga lebih tinggi dibandingkan pendahulunya.
Sony Xperia XA3 Ultra disebut akan dimensi yang tergolong besar dan harga lebih tinggi dibandingkan pendahulunya.

Bocoran Sementara Sony Xperia XA3 Ultra

Teknologi sony
Lufthi Anggraeni • 28 Desember 2018 13:34
Jakarta: Sony Xperia XA3 Ultra diperkirakan akan resmi diluncurkan di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2019. Kurang dari dua minggu sebelum ajang tersebut diselenggarakn, beredar bocoran informasi terkait acara peluncuran smartphone Sony ini.

Menurut situs DroidShout, ponsel cerdas terbaru Sony ini hadir dengan dimensi bodi yang cukup besar dan merupakan perangkat yang ditujukan untuk segmen konsumen kelas menengah. Perangkat ini disebut akan ditawarkan dengan harga EUR519 atau sekitar USD595 (Rp8,6 juta).

Penawaran harga tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan generasi pendahulunya, Xperia XA2 Ultra, yang dipasarkan dengan harga EUR449 atau sekitar USD514 (Rp7,4 juta). Peningkatan harga ini diperkirakan untuk mendukung peningkatan dalam hal spesifikasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Sony Xperia XA3 Ultra dilaporkan akan didukung oleh chipset Qualcomm Snapdragon 660, versi lebih baru dari Snapdragon 630 yang digunakan pada Xperia XA2 Ultra. Namun, Snapdragon 670 dengan dukungan teknologi AI juga disebut sebagai kandidat kuat untuk digunakan pada smartphone terbaru Sony ini. Sony Xperia XA3 Ultra dikabarkan akan berbekal RAM 6GB dan menggunakan sistem operasi Android 9.0 Pie. Bocoran informasi ini juga mengklaim bahwa smartphone tersebut akan mengusung layar berukuran 6,5 inci dengan rasio 18:9.

Selain itu, bodi smartphone ini akan berbalut bahan alumunium dengan desain bagian belakang yang berbeda dari perangkat pendahulunya. Sony Xperia XA3 Ultra akan dipasarkan dalam pilihan warna hitam, emas, dan perak.

Penjualan smartphone ini diprediksi akan dimulai di wilayah Eropa pada bulan Februari mendatang, bersamaan dengan peluncuran Sony Xperia XA3 dan Sony Xperia L3.


(ELL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi