Ilustrasi.
Ilustrasi.

NVIDIA GeForce RTX 2060 Rilis Januari 2019?

Teknologi geforce rtx vga
Cahyandaru Kuncorojati • 24 Desember 2018 14:10
Jakarta: Beberapa waktu lalu Medcom.id melaporkan beredarnya data benchmark performa dari kartu grafis yang diduga kuat adalah NVIDIA GeForce RTX 2060.

Meskipun sejauh ini tidak ada pernyataan dari NVIDIA, berbagai media mengabarkan telah menerima bocoran informasi termasuk dari pihak vendor yang mengadopsi dan bakal memproduksi teknologi NVIDIA tersebut.

Dikutip dari PCGamesN, NVIDIA GeForce RTX 2060 dirumorkan rilis tahun depan, tidak diketahui kuartal berapa. Banyak pihak menduga bahwa NVIDIA akan mengumumkannya di bulan Januari, bertepatan CES 2019, Las Vegas, Amerika Serikat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Apabila benar, NVIDIA akan bertatapan dengan AMD yang juga akan merilis kartu grafis generasi terbaru berarsitektur Navi dan berbasis GPU fabrikasi 7nm.  Terkait spesifikasinya, sejauh ini hanya berdasarkan informasi yang beredar di internet. NVIDIA GeForce RTX 2060 disebut memiliki spesifikasi lebih rendah dari RTX 2070, dengan masih menggunakan GPU Turing TU106.

NVIDIA GeForce RTX 2060 memiliki CUDA sebanyak 1.920 core, berbeda dari RTX 2070 dengan 2.304 core. Kemudian RT core dari NVIDIA RTX 2060 juga hanya 30 core dan Tensor core yang dimiliki juga 240 core, sementara RTX 2070 memiliki 36 RT core dan 288 Tensor core.

Melihat performanya yang lebih rendah memunculkan pertanyaan, apakah RTX 2060 juga mengadopsi teknologi real-time ray tracing, yang digadang oleh RTX 2070, RTX 2080, dan RTX 2080 Ti.

Tidak ada informasi lain terkait spesifikasi NVIDIA GeForce RTX 2060 yang akan dirilis ke pasar. Vendor seperti Gigabyte dirumorkan sudah menyiapkan produk tersebut. Bicara soal harga, tentu saja produk ini akan dibanderol lebih murah dari NVIDIA GeForce RTX 2070.

NVDIA GeForce RTX 2070 sendiri dibanderol harga ritel USD499 atau Rp7,2 juta, dan dianggap sangat mahal oleh kalangan gamer. RTX 2060 dianggap menjadi penolong dengan harga sekitar USD399 atau Rp5,8 juta.


(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi