Amazon dan Google mulai meminta produsen perangkat menyediakan lebih banyak informasi terkait pengguna.
Amazon dan Google mulai meminta produsen perangkat menyediakan lebih banyak informasi terkait pengguna.

Google dan Amazon Minta Lebih Banyak Data Pengguna

Teknologi google amazon
Lufthi Anggraeni • 15 Februari 2019 16:52
Jakarta: Tindakan Google Home dan Amazon Alexa mengumpulkan dan menyusun data terkait cara pengguna dalam menggunakan perangkat di rumah mereka tidak mengejutkan. Hal mengejutkan adalah banyaknya data yang dikumpulkan oleh kedua perusahaan ini.
 
Amazon dan Google mulai meminta produsen perangkat menyediakan lebih banyak informasi terkait permintaan pengguna. Sebagai contoh, kedua perusahaan ingin mengetahui waktu pengguna mengaktifkan dan menonaktifkan lampu, mengaktifkan televisi dan sebagainya.
 
Laporan ini juga menyebut bahwa Amazon dan Google telah meminta informasi terkait saluran televisi yang diatur pengguna. Google belum memberikan komentar terkait tindak lanjut penggunaan informasi tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spekulasi yang beredar menyebut bahwa informasi ini untuk meningkatkan akurasi iklan tertarget. Amazon menyebut perusahaannya tidak menggunakan informasi untuk periklanan atau menjualnya ke perusahaan pihak ketiga.
 
Sejumlah pihak skeptis terkait dengan pernyataan Amazon tersebut, sebab Amazon merupakan perusahaan ritel terbesar di dunia. Google dan Amazon juga diperkirakan menginginkan informasi ini agar asisten cerdas mereka dapat merespons lebih cepat dan menghadirkan informasi lebih akurat.
 
Kedua perusahaan ini tengah dalam persaingan untuk memperoleh pangsa pasar lebih besar. Namun akses ke informasi ini mengharus konsumen untuk memberikan kepercayaan pada perusahaan besar dan menciptakan celah terkait privasi data.
 
Cara kerja perangkat ini tergolong mudah, saat pengguna meminta asisten cerdas untuk melakukan tindakan, perangkat akan mengirimkan permintaan ke server perangkat cerdas dan meminta status yang terkait dengan permintaan pengguna.
 
Kemudian asisten cerdas tersebut menerima informasi, yang digunakan untuk melaksanakan perintah yang diminta pengguna. Dengan kata lain, perangkat ini melaporkan statusnya setiap waktu untuk mengurangi jumlah waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan perintah.
 
Sebelumnya, seorang pengguna Echo di Jerman menerima tautan dari Alexa, memberikannya akses ke 1.700 file audio dari speaker cerdas Amazon Echo milik orang yang tidak dikenalnya.
Saat pemberitaan ini beredar, Amazon sempat enggan memberikan tanggapan terkait informasi tersebut.
 
Informasi yang beredar menyebut bahwa salah satu publikasi di Jerman mampu mengidentifikasi laki-laki tersebut dengan mendengarkan hasil rekaman ini. Sementara itu, Amazon menyalahkan insiden akibat kesalahan manusia, mengatakan bahwa tindakan ini dapat mengoptimalkan prosesnya setelah insiden ini.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif