Gandeng Tokopedia, OVO Klaim Jadi Layanan Pembayaran Terbesar

Cahyandaru Kuncorojati 04 November 2018 14:13 WIB
tokopediaovo
Gandeng Tokopedia, OVO Klaim Jadi Layanan Pembayaran Terbesar
Ilustrasi.
Jakarta: OVO mengumumkan kemitraan dengan e-commerce Tokopedia, yang memungkikan pengguna layanan tersebut memilih metode pembayaran dengan OVO.

Bagi OVO kemitraan tersebut adalah langkah memperluas jangkauan konsumen ke ranah e-commerce. OVO mengklaim langkah ini membuatnya menjadi platform pembayaran digital terbesar di Indonesia.

"Kemitraan ini memvalidasi strategi kami untuk menghadirkan platform pembayaran untuk perusahaan di Indonesia, baik secara online maupun offline," tutur Director of Enterprise Payments OVO Harianto Gunawan. 


"Penggunaan uang tunai adalah suatu kebiasaan yang sangat sulit diubah, dan konsumen hanya akan beralih ke pembayaran non-tunai apabila hal itu lebih mudah dan aman dibandingkan penggunaan uang tunai." 

Dijelaskan, kemitraan dengan Tokopedia adalah bagian dari strategi tiga pilar OVO untuk memperkenalkan layanan ke seluruh Indonesia. Pertama adalah dengan toko ritel, kedua layanan online to offline (O2O) lewat Grab, dan kini di ranah e-commerce lewat Tokopedia.

"Kami memiliki pandangan yang optimis di akhir tahun 2018 ini. Setelah mengukuhkan diri sebagai platform pembayaran digital nomor satu berdasarkan volume transaksi, kami berharap kemitraan dengan Tokopedia dan menambahkan e-commerce ke dalam ekosistem kami akan mempercepat pertumbuhan OVO," jelas CEO OVO Jason Thompson.

Pihak OVO memprediksi kemitraan ini akan menambahkan 80 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia ke dalam 60 juta basis pengguna OVO. Selain itu, juga akan menambahkan lebih dari empat juta mitra pedagang Tokopedia ke dalam jaringan merchant, mitra GrabFood dan agen Kudo.



(MMI)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.