Beberapa DJI Matrice 200 Jatuh Saat Terbang

Ellavie Ichlasa Amalia 01 November 2018 13:10 WIB
drone
Beberapa DJI Matrice 200 Jatuh Saat Terbang
DJI Matrice 200.
Jakarta: Beberapa drone DJI jatuh ketika terbang tanpa alasan yang jelas. Badan Penerbangan Sipil Inggris (CAA) telah mengeluarkan peringatan pada hari Jumat lalu.

Dalam peringatan itu, dijelaskan bahwa beberapa model DJI Matrice 200 mendadak kehilangan daya saat terbang dan jatuh tanpa peringatan apapun, lapor Engadget.

DJI menyadari masalah ini dan telah mengeluarkan pernyataan resmi. "DJI sadar akan sejumlah laporan terkait drone Matrice 200 yang kehilangan daya saat terbang," kata mereka.


"Keamanan penerbangan dan kehandalan produk adalah prioritas kami. Teknisi kami sedang meninjau masing-masing kasus dan berusaha untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya."

Menurut CAA, ada beberapa laporan tentang Matrice 200 yang mendadak kehilangan energi di tengah penerbangan, bahkan ketika baterai drone masih bersisa. Masalah serupa terjadi pada GoPro Karma pada 2016. Ketika itu, GoPro segera menarik semua drone buatannya. 

Untungnya, tidak ada orang yang terluka akibat kejadian ini. Selain itu, masalah ini juga tidak menyebabkan kerusakan properti, walau drone yang jatuh mengalami kerusakan yang cukup parah ketika jatuh.

Saat ini, CAA meminta pada para pilot drone untuk menerbangkan drone dengan jarak setidaknya 50 meter dari orang atau bangunan. Mereka juga meminta agar drone yang mengalami masalah ini tidak diterbangkan di atas orang, 

DJI mengatakan bahwa masalah tersebut tidak terjadi di semua Matrice 200. Mereka juga sedang meninjau semua kasus untuk mencari penyelesaian dari masalah ini.

Selain itu, mereka juga merekomendasikan para pemilik Matrice 200 untuk memperbarui firmware untuk drone via aplikasi mobile DJI Pilot. 



(MMI)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Medcom.id

Hardware

  • Prosesor : Intel Core i7-8700K, AMD Ryzen 7 2700X
  • Motherboard : ASUS Z370-A Prime, MSI X470 Gaming Plus
  • RAM : Apacer Panther RAGE 2400 MHz (2x 8GB)
  • VGA : Colorful GTX 1070 X-Top-8G, ASUS ROG Strix RX Vega 64 8G
  • Pendingin : Noctua NH-U21S
  • Storage : Apacer Panther AS340 240GB, Seagate Barracuda 8TB
  • PSU : Corsair RM 850X
  • Monitor : ASUS PB287Q 4K, ASUS MZ27AQ
  • Mouse : Corsair Dark Core SE, Corsair Scimitar Pro
  • Mousepad : Corsair MM1000 Qi, Corsair MM800 Polaris
  • Keyboard : Corsair K63 Wireless, Corsair K70 RGB MK.2 SE
  • Headset : Corsair HS60, Corsair HS70

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark, CineBench R15 Gaming (PC): The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity - Escalation, Far Cry 5 Gaming (Mobile): PUBG Mobile

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak untuk benchmark, kami hanya memilih dua berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.