NVIDIA Ray Tracing sebagai teknologi visual terkini
NVIDIA Ray Tracing sebagai teknologi visual terkini

Apa yang ingin NVIDIA Pamerkan dari Project Sol Part 3?

Teknologi nvidia hardware geforce rtx vga
Mohammad Mamduh • 23 April 2019 14:57
Bangkok: Saat pertama kali memperkenalkan teknologi Ray Tracing, NVIDIA memberikan contoh Project Sol.
 
Itu adalah sebuah video yang mendemonstrasikan implementasi Ray Tracing, memanfaatkan cahaya dan bayangan objek sehingga menghasilkan efek visual yang lebih realistis. Implementasi ini akan sangat terasa dalam video game.
 
Project Sol saat ini memiliki tiga macam video. Pada video ke-3, NVIDIA memberikan gambaran lebih jauh soal efek cahaya dan bayangan yang lebih dinamis, sehingga efek pencahayaan menjadi lebih kompleks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam pertemuan terbatas dengan beberapa wartawan di Bangkok, Thailand, NVIDIA mengemukakan Ray Tracing akan sangat bergantung pada game yang telah mendukungnya. “Setiap game akan berbeda-beda,” kata NVIDIA Director of Technical Marketing, APAC Jeffrey Yen.
 
Sembari memperlihatkan video Project Sol Part 3, Jeffrey memberikan contoh sebuah objek yang di bawahnya terdapat kubangan air. Refleksi objek otomatis muncul di permukaan air.
 
“Untuk refleksi seperti ini, kita memantulkan proyeksi satu objek ke objek lain. Kita bisa manfaatkan warna sebagai indikator bagian objek mana saja yang terdampak refleksi.”
 
Indikator warna merah untuk bagian objek yang mendapatkan refleksi lebih banyak dan detil, sementara warna kuning dan makin memudar untuk bagian yang dirasa tidak perlu. Keuntungannya, kinerja kartu grafis bisa lebih efisien karena tidak harus memantulkan bayangan objek secara menyeluruh.
 
Apa yang ingin NVIDIA Pamerkan dari Project Sol Part 3?
 
Konsep refleksi yang berbeda muncul untuk bayangan objek. “Bayangan muncul karena ada cahaya, dan kali ini hasil yang muncul adalah akibat dari pendaran cahaya.” Jeffrey mengatakan kualitas bayangan dilengkapi ray tracing bisa semakin bagus dengan mengaktifkan mode Deep Learning Super Sampling.
 
Penerapan Ray Tracing akan semakin kompleks dengan jumlah cahaya atau bayangan yang dinamis. NVIDIA menamakannya dengan Advanced Reflection dan Global Illumination. “Ini satu tingkat di atas refleksi biasa.
 
Tak hanya memetakan objek yang akan muncul proyeksinya di tempat lain. Pihak developer harus pintar menentukan keseimbangan antara cahaya dan bayangan yang muncul, termasuk pergerakan objek.
 
Dari kompleksitas tersebut, NVIDIA mengklaim ingin memastikan bahwa hasil visual yang diciptakan developer game semakin tajam dan realistis. Untuk itulah mereka merangkum semua teknologi ini dalam DXR (Direct X Ray Tracing API). Jeffrey menyebut Advaced Reflection sudah bisa diterapkan pada kartu grafis GeForce GTX, hanya saja akan lebih berat.
 
Seperti yang sudah diberitakan, NVIDIA telah menggulirkan driver kartu grafis anyar. Salah satu fitur utamanya adalah membuka akses Ray Tracing kepada jajaran kartu grafis GeForce GTX yang mengadopsi arsitektur Pascal.
 
“Tujuan kami adalah mengenalkan Ray Tracing pada pengguna kartu grafis Pascal secara umum. Secara performa tidak sebaik rumpun RTX, bahkan untuk seri GTX 1080.
 
NVIDIA mengklaim beberapa game engine telah membuka akses mereka untuk Ray Tracing. Jeffrey menyebut Unreal Engine dan Unity sudah mulai menyediakan akses tersebut. “Nantinya, efek Ray Tracing akan berbeda tergantung kebutuhan dalam game.”
 
NVIDIA Director of Technical Marketing, APAC Jeffrey Yen mencontohkan Unreal Engine dan Unity mulai membuka akses untuk Ray Tracing. “Namun, nantinya teknik Ray Tracing akan berbeda tergantung kebutuhan dalam game.
 

 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif