Jakarta: Merek Logitech G yang merupakan bagian dari Logitech merayakan merayakan ulang tahun ke-10 dari mouse gaming mereka yang legendaris, G502. Seri ini diklaim terjual 18 juta unit sejak pengumuman pertamanya.
Sejak awal, desain G502 telah memprioritaskan kebutuhan dari para gamer. Dalam setiap pembaruan yang dilakukan, tim Logitech G akan mengukur faktor apa saja yang akan memengaruhi permainan dan menghadirkan pengalaman tersebut pada mouse G502 original dan setiap model penerusnya.
Pada tahun 2014, Logitech G memperkenalkan G502 pertamanya dengan personalisasi mendalam, unparalleled tracking performance, serta respons yang tak tertandingi dan kenyamanan maksimal.
Diikuti oleh G502 Proteus Spectrum pada tahun 2016, yang memberikan para gamer hingga 16,8 juta pilihan warna pencahayaan yang dapat disesuaikan. Setelah itu, tahun 2018 menjadi saksi peluncuran mouse G502 HERO yang dirancang dengan sensor HERO 25K dari Logitech G.
Pada tahun 2019, G502 semakin ditingkatkan dengan teknologi LIGHTSPEED wireless technology yang mendorong respons dan performa para gamer serta POWERPLAY wireless charging.
Tidak hanya sampai di situ, G502 kemudian ditingkatkan menjadi G502 X, G502 X LIGHTSPEED, dan G502 X PLUS dengan LIGHTFORCE hybrid optical-mechanical switches.
“Di Logitech G, kami sangat bangga dengan pencapaian kami selama dekade terakhir. Apa yang membedakan G502 yaitu teknologi yang canggih dan desain inovatif telah menjadi acuan tinggi untuk mouse gaming secara menyeluruh,” ujar Ujesh Desai, General Manager of Logitech G.
Logitech mengklaim telah memperhitungkan faktor apa saja yang sekiranya dapat menunjang permainan dengan beberapa fitur unggulan. Mouse G502 memiliki sensor yang sangat akurat dan presisi yang dapat disesuaikan dengan alas atau permukaan yang digunakan para gamer agar kinerja sensor bisa bekerja secara optimal.
Dengan memanfaatkan teknologi seperti heat mapping dan eksperimen dengan bentuk permukaan, tim Logitech menciptakan sebuah mouse yang memberikan kenyamanan maksimal, desain baru, serta performa yang seolah menjadi jawaban atas keresahan para gamer.
Sejak awal, desain G502 telah memprioritaskan kebutuhan dari para gamer. Dalam setiap pembaruan yang dilakukan, tim Logitech G akan mengukur faktor apa saja yang akan memengaruhi permainan dan menghadirkan pengalaman tersebut pada mouse G502 original dan setiap model penerusnya.
Pada tahun 2014, Logitech G memperkenalkan G502 pertamanya dengan personalisasi mendalam, unparalleled tracking performance, serta respons yang tak tertandingi dan kenyamanan maksimal.
Diikuti oleh G502 Proteus Spectrum pada tahun 2016, yang memberikan para gamer hingga 16,8 juta pilihan warna pencahayaan yang dapat disesuaikan. Setelah itu, tahun 2018 menjadi saksi peluncuran mouse G502 HERO yang dirancang dengan sensor HERO 25K dari Logitech G.
Pada tahun 2019, G502 semakin ditingkatkan dengan teknologi LIGHTSPEED wireless technology yang mendorong respons dan performa para gamer serta POWERPLAY wireless charging.
Tidak hanya sampai di situ, G502 kemudian ditingkatkan menjadi G502 X, G502 X LIGHTSPEED, dan G502 X PLUS dengan LIGHTFORCE hybrid optical-mechanical switches.
“Di Logitech G, kami sangat bangga dengan pencapaian kami selama dekade terakhir. Apa yang membedakan G502 yaitu teknologi yang canggih dan desain inovatif telah menjadi acuan tinggi untuk mouse gaming secara menyeluruh,” ujar Ujesh Desai, General Manager of Logitech G.
Logitech mengklaim telah memperhitungkan faktor apa saja yang sekiranya dapat menunjang permainan dengan beberapa fitur unggulan. Mouse G502 memiliki sensor yang sangat akurat dan presisi yang dapat disesuaikan dengan alas atau permukaan yang digunakan para gamer agar kinerja sensor bisa bekerja secara optimal.
Dengan memanfaatkan teknologi seperti heat mapping dan eksperimen dengan bentuk permukaan, tim Logitech menciptakan sebuah mouse yang memberikan kenyamanan maksimal, desain baru, serta performa yang seolah menjadi jawaban atas keresahan para gamer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News