Gurman menjelaskan secara detail bahwa headset Vision lebih terjangkau Apple berkodenama N107 dan akan mempertahankan fitur inti dari Vision Pro namun menjaga biaya produksi tetap rendah. Inti dari rencana Apple adalah untuk memproduksi bergantung pada koneksi tethering ke iPhone atau Mac.
Headset Apple Vision lebih terjangkau ini juga diperkirakan akan menawarkan bidang pandang atau field of view lebih sempit jika dibandingkan dengan Vision Pro, dirumorkan akan meluncur pada akhir tahun 2025 mendatang.
Apple masih mengembangkan generasi kedua dari Vision Pro unggulan karyanya, berkodenama N109, menawarkan chipset lebih bertenaga dan kamera eksternal lebih baik. Perangkat ini diperkirakan akan diluncurkan pada akhir tahun 2026 mendatang.
Sebelumnya, kendati berbagai kendala yang dihadapi Google Glass, peluang kacamata AR dari Apple untuk menggantikan iPhone disebut masih tinggi. Sejumlah teknologi yang dikembangkan Apple untuk Vision Pro akan tersedia di Apple Glass.
Kemampuan tersebut termasuk membuka aplikasi hanya dengan melihat ikon. Apple masih memiliki waktu panjang sebelum kacamata AR karyanya tersedia di pasar. Menurut Mark Gurman, Apple telah memulai kembali upayanya dalam mengembangkan kacamata AR berbobot ringan.
Kacamata yang dikembangkan kembali ini disebut dapat digunakan sepanjang hari sebagai pengganti iPhone. Gurman menyebut Apple tengah mendiskusikan tahun 2027 sebagai waktu peluncuran perangkat ini, namun ketersediaan untuk dibeli konsumen diprediksi belum akan terjadi dalam waktu dekat setelah peluncuran.
Sementara itu, Apple merilis aplikasi Final Cut Camera untuk iOS di App Store, menawarkan kendali manual presisi pada tangkapan video dengan ISO, shutter speed, white balance dan fokus manual. Aplikasi gratis ini memungkinkan pengguna melakukan kustomisasi pada resolusi video dan framerate.
Aplikasi Final Cut Camera mendukung perekaman video dalam format HEVC (H.265) dan ProRes dengan encoding warna Log, dengan Log warna hanya bisa diakses oleh iPhone 15 Pro dan iPhone 15 Pro Max.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News