Pendiri Tesla dan SpaceX ini mengatakan, keberadaan robot mempercepat perubahan dalam sistem kerja dan pada akhirnya akan menciptakan sistem "pendapatan dasar umum" (universal basic income) yang berarti, orang-orang yang tidak bekerja akan mendapatkan tunjangan dan tidak lagi perlu bekerja untuk mendapatkan uang.
Selama ini, menurut Telegraph, Musk cukup terbuka dalam menyuarakan peringatan terkait dampak buruk dari perkembangan robot. Dia telah menanamkan investasi sebesar jutaan dollar di OpenAI, proyek yang bertujuan untuk memastikan AI menguntungkan manusia dan bukan justru menghancurkan peradaban.
"Kemungkinan besar, kita akan berakhir dengan sistem pendapatan dasar umum, atau sesuatu yang seperti itu, karena penggunaan robot," kata Musk pada CNBC. "Saya tidak tahu apa lagi solusi yang ada. Saya rasa, inilah yang akan terjadi."
Konsep pendapatan dasar umum -- jumlah uang yang pemerintah bayarkan tanpa harus bekerja -- belakangan telah mulai menarik perhatian banyak orang, terutama karena adanya kekhawatiran bahwa robot akan menyebabkan pengangguran.
Sebagian ahli ekonomi percaya, sebagian besar pekerjaan yang ada saat ini akan dikerjakan oleh robot dalam waktu 30 tahun mendatang. Beberapa pekerjaan yang hampir pasti digantikan oleh robot adalah wasit, kasir bank, telemarketer, sekretaris dan analis kredit. Beberapa pekerjaan yang diperkirakan tidak akan digantikan oleh robot antara lain terapis, manager personalia, ahli komputer, teknisi, public relations dan guru.
Namun, Musk berkata, keberadaan robot justru akan menciptakan peluang untuk manusia dan bukannya ancaman. "Orang-orang akan memiliki waktu untuk melakukan berbagai hal lain, hal yang lebih kompleks, hal yang lebih menarik. Pastinya, lebih banyak waktu untuk bersantai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News