Instagram berkontribusi sebesar seperempat dari pendapatan iklan Facebook secara keseluruhan.
Instagram berkontribusi sebesar seperempat dari pendapatan iklan Facebook secara keseluruhan.

Instagram Raup Iklan Rp274 Triliun Sepanjang 2019

Teknologi media sosial teknologi facebook instagram
Lufthi Anggraeni • 14 Februari 2020 14:36
Jakarta: Instagram bukanlah kontributor penghasilan terbesar Facebook, namun memainkan peran penting dalam menghasilkan pendapatan untuk perusahaan media sosial ini. Aplikasi ini berkontribusi sebesar USD20 miliar (Rp274,04 triliun) pada penghasilan iklan tahun 2019 lalu.
 
Menurut laporan berbagai sumber, penghasilan iklan Instagram ini berkontribusi sebesar seperempat dari pendapatan Facebook secara keseluruhan selama tahun 2019. Iklan muncul di Instagram pada fitur Stories, Feed, dan pada tab Explore.
 
Tim Instagram telah semakin mengetahui cara menyematkan iklan di antara konten pengguna. Angka penjualan ini secara khusus menarik, sebab selaras dengan laporan Google terkait penghasilan iklan YouTube, sebesar USD15 Miliar (Rp205,7 triliun) pada tahun 2019 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penghasilan iklan YouTube ini berkontribusi sebesar 10 persen dari pendapatan Google secara keseluruhan. Berbeda dengan YouTube, Instagram tidak berbagi pendapatannya dengan kreator konten pada platform miliknya.
 
The Verge sebelumnya melaporkan bahwa Instagram memberikan bayaran kepada kreator konten tertentu untuk konten IGTV. Namun pada kasus tersebut, Instagram memberikan bayaran untuk peralatan dan proses perekaman kreator, dan bukan berbagi hasil. Dan biaya ini disebut Instagram umumnya tidak mencapai kisaran lima digit.
 
Di sisi lain, YouTube berbagi pendapatan iklan dengan kreator, dan CFO Alphabet Ruth Porat mengumumkan kepada investor bahwa biaya untuk kreator berasal dari biaya konten yang diakuisisi YouTube, sekitar USD8,5 miliar (Rp116,6 triliun).
 
Facebook saat ini tengah terfokus pada monetisasi Instagram, dengan mengembangkan produk belanja, memberikan merek kemampuan untuk menjual produk secara langsung dari aplikasi. Facebook juga dilaporkan tengah bersiap untuk memainkan peran lebih besar dalam kesepakatan konten influencer.
 
Baru-baru ini, Facebook memberikan sejumlah kreator akses ke produk yang dirancangnya untuk membantu mengkoordinasi kesepakatan dengan merek. Facebook diperkirakan akan memperluas ketersediaan alat ini untuk kreator di platformnya.
 
Jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg ini juga akan memberikan merek akses ke metriks, diperkirakan ditujukan untuk menghasilkan lebih banyak uang untuk Facebook.
 
Sebelumnya, memperingati Hari Internet Aman Sedunia, Instagram menekankan komitmen jejaring sosialnya dalam memberikan informasi yang ditujukan untuk menjaga keamanan pengguna di platform tersebut.
 
Komitmen ini dihadirkan melalui beragam fitur yang tersedia pada aplikasinya, sehingga pengguna dapat memanfaatkannya untuk melindungi akun dari potensi peretasan, serta menjadikan platformnya sebagai medium berbagi kreativitas yang aman dan nyaman.
 
(MMI)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif