TikTok menghadirkan kebijakan untuk melindungi konten penggunanya.
TikTok menghadirkan kebijakan untuk melindungi konten penggunanya.

Cara TikTok Lindungi Pengguna dari Konten Negatif

Teknologi Tik Tok
Lufthi Anggraeni • 17 Agustus 2019 13:25
Jakarta: Jejaring sosial kini menjadi platform yang paling digemari pengguna internet, terutama generasi Z. Jejaring sosial menjadi salah satu medium yang dituju generasi Z untuk membagikan kreativitas mereka.
 
Namun, beberapa insiden menampilkan bahwa tidak jarang pengguna memanfaatkan platform jejaring sosial untuk berbagi konten yang kurang tepat untuk dipertontonkan oleh pengguna lainnya, terutama pengguna remaja.
 
TikTok yang menjadi salah satu platform yang tengah naik daun di kalangan generasi Z, menyadari hal tersebut dan berupaya mengantisipasi dengan sejumlah kebijakan dan alat tidak hanya untuk melindungi penggunanya, juga melindungi konten yang dibuat pengguna.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab, jejaring sosial kerap digunakan pelaku tindak kejahatan untuk mencuri konten karya orang lain. Karenanya TikTok menyiapkan sejumlah kebijakan untuk melindungi konten karya pengguna dari tindak kejahatan tersebut.
 
Pengguna TikTok dapat menonaktifkan fitur unduh guna pada konten video karya mereka, guna memastikan tidak ada pengguna lain yang mengunduh video tanpa izin. Selain itu, TikTok juga memungkinkan pengguna mengubah pengaturan privasi setelah video terunggah.
 
Kreator dan pemilik akun TikTok juga memiliki opsi untuk mengubah pengaturan terkait pengguna lain yang dapat melihat video setelah mengunggahnya, dengan menekan ikon tiga titik di sebelah video dan kemudian mengakses bagian Pengaturan Izin.
 
Pada pengaturan privasi dan fungsi tidak memungkinkan pengguna lain untuk menemukan akun pengguna, pengaturan akun menjadi pribadi dan hanya dapat diakses teman, dan memilih pengguna lain yang dapat berkomentar di video.
 
Selain itu, pengaturan privasi dan keamanan, TikTok juga menyediakan pengguna opsi untuk memilih pengguna lain yang dapat mengirimkan pesan pribadi di TikTok. Tersedia juga penyaring komentar yang dapat diatur pengguna secara manual.
 
Guna melindungi penggunanya, TikTok via kebijakan yang dibuatnya yang secara tegas melarang pengguna mengunggah, membagikan atau mempromosikan konten berbahaya, grafis atau konten mengejutkan, diskriminasi atau ujaran kebencian, pornografi atau aktivitas seksual dan lainnya.
 

(MMI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif