Foto: IBM
Foto: IBM

Pengalaman Digital watsonx Baru di Grammy Awards

Mohamad Mamduh • 06 Februari 2026 13:03
Ringkasnya gini..
  • Kumpulan besar data industri musik milik The Recording Academy diubah menjadi kuis interaktif.
  • Untuk menghasilkan pertanyaan, petunjuk, dan penjelasan jawaban, solusi ini memanfaatkan teknologi watsonx.
  • Solusi-solusi tahun ini merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan dengan tim digital dan editorial The Recording Academy.
Jakarta: IBM, Mitra Resmi Kecerdasan Buatan (AI) dan Cloud untuk Grammy Awards, dan The Recording Academy mengumumkan peluncuran Grammy IQ yang dibangun dengan watsonx, sebuah solusi yang memanfaatkan teknologi AI agentik untuk menghadirkan pengalaman digital baru yang lebih interaktif bagi penggemar dan member.
 
Melalui solusi baru ini, kumpulan besar data industri musik milik The Recording Academy diubah menjadi kuis interaktif yang menguji pengetahuan para pecinta musik di seluruh dunia.
 
Grammy IQ yang dibangun dengan watsonx menghadirkan asisten AI yang terintegrasi di berbagai kanal digital Grammys, memungkinkan penggemar berinteraksi dengan mudah dan mulus. Solusi ini dirancang untuk mendorong keterlibatan harian dan aktivitas berbagi di media sosial dengan fitur papan peringkat dan undian berhadiah.

Untuk menghasilkan pertanyaan, petunjuk, dan penjelasan jawaban, solusi ini memanfaatkan teknologi watsonx, termasuk large language model (LLM) IBM Granite 3.0, berdasarkan data historis Grammy. Para penggemar dapat meminta petunjuk apabila diperlukan sebelum jawaban akhir ditampilkan, dan skor tertinggi mereka akan ditampilkan dalam daftar peringkat Grammy IQ.
 
Adam Roth, Executive Vice President of Global Partnerships di The Recording Academy, menyoroti bagaimana kemitraan ini terus mendorong peran teknologi dalam merayakan dan mempererat hubungan dunia dengan musik.
 
“Melalui Grammy IQ yang dibangun dengan watsonx, kami tidak hanya membuka kekayaan sejarah dan data yang kami miliki, tetapi juga mengajak para penggemar dan member di manapun mereka berada untuk berinteraksi dengan musik secara lebih bermakna, interaktif, dan inspiratif,” ujarnya.
 
Selain fitur untuk penggemar, IBM juga berencana untuk terus mengembangkan cara The Recording Academy meningkatkan proses digital keanggotaan bagi lebih dari 30.000 membernya yang mewakili setiap disiplin kreatif di industri musik. Upaya ini akan mencakup pembaruan portal member serta penyediaan terjemahan dalam empat bahasa tambahan.
 
Tidak hanya itu, untuk ajang GrammyS 2026, IBM juga berencana bekerja sama dengan Grammy Museum untuk menghidupkan kembali Musical Crossroads, sebuah pengalaman interaktif di lantai empat museum yang juga memanfaatkan watsonx.
 
Pengalaman ini memungkinkan pengunjung untuk menjelajahi karya dan perjalanan artis serta musik dari hampir 200 genre, memberikan cara baru untuk memahami sejarah industri musik yang kaya dan kompleks.
 
Solusi-solusi tahun ini, yang merupakan hasil kolaborasi berkelanjutan dengan tim digital dan editorial The Recording Academy, bertujuan untuk meningkatkan skala kapabilitas konten The Recording Academy dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih menarik serta informatif bagi para penggemar musik, member, dan calon member seputar Music’s Biggest Night.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA