Hypernet Technologies dan Fortinet berkolaborasi menghadirkan SOC as a Service untuk memperkuat keamanan siber perusahaan di Indonesia.
Hypernet Technologies dan Fortinet berkolaborasi menghadirkan SOC as a Service untuk memperkuat keamanan siber perusahaan di Indonesia.

Hypernet dan Fortinet Perkuat SOC as a Service

Cahyandaru Kuncorojati • 16 Desember 2025 17:04
Jakarta: Hypernet Technologies dan Fortinet resmi menjalin kemitraan strategis untuk memperkuat layanan keamanan siber di Indonesia melalui penyediaan SOC (Security Operation Center) as a Service. 
 
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di kantor Sudirman 7.8 Building Tower 1, Jakarta, pada Rabu (10/12/2025).
 
Melalui kemitraan tersebut, Hypernet Technologies dan Fortinet menargetkan penyediaan solusi keamanan siber yang komprehensif dan terjangkau bagi perusahaan menengah hingga besar. 

Integrasi teknologi keamanan global Fortinet dengan keahlian lokal Hypernet Technologies diharapkan dapat memperkuat perlindungan digital di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman siber.
 
Edwin Lim, Country Director Fortinet Indonesia, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah penting untuk menghadirkan solusi keamanan yang relevan bagi pasar domestik. 
 
“Kami sangat antusias dapat bermitra dengan Hypernet Technologies dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang inovatif dan relevan bagi pasar Indonesia,” ungkap Edwin Lim.
 
“Kombinasi antara pengalaman global Fortinet dan pemahaman lokal Hypernet Technologies memungkinkan kami untuk memberikan layanan yang tepat sasaran dengan kebutuhan bisnis di Indonesia,” ujarnya.
 
Dalam kerja sama ini, layanan SOC as a Service dikembangkan dengan memanfaatkan sejumlah teknologi inti Fortinet. Solusi tersebut mencakup FortiAnalyzer untuk analisis log dan pelaporan, dan FortiSIEM untuk manajemen informasi dan peristiwa keamanan, FortiRecon untuk pemantauan risiko aset digital.
 
Kemudian ada FortiGate sebagai next generation firewall, FortiWeb untuk keamanan aplikasi web, FortiMail untuk perlindungan email, serta FortiClient untuk keamanan endpoint terintegrasi.
 
Layanan SOC as a Service ini dirancang mencakup pengawasan 24/7, analisis ancaman secara real-time, serta rekomendasi remediasi yang cepat dan efektif, sehingga perusahaan dapat tetap fokus pada bisnis inti tanpa terganggu risiko keamanan siber.
 
Dari sisi Hypernet Technologies, kemitraan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas portofolio layanan. 
 
“Kolaborasi ini merupakan langkah strategis bagi Hypernet Technologies dalam meningkatkan kualitas layanan dan memperluas portofolio solusi teknologi kami. Dengan dukungan teknologi Fortinet, kami siap memberikan layanan keamanan siber yang lebih optimal dan efisien bagi para klien,” ujar Sudino Oei, CTO Hypernet Technologies.
 
Dalam pelaksanaan layanan SOC as a Service, Hypernet Technologies menunjuk Defend IT360 sebagai strategic partner. Perusahaan ini memiliki tim tersertifikasi dan berpengalaman dalam implementasi SOC, termasuk layanan pemantauan keamanan, vulnerability assessment, penetration testing, hingga threat intelligence.
 
Kemitraan Hypernet Technologies dan Fortinet disebut sejalan dengan visi nasional untuk menciptakan lingkungan bisnis digital yang aman dan terpercaya. 
 
Kedua perusahaan berkomitmen untuk berkontribusi dalam memperkuat daya saing perusahaan Indonesia sebagai bagian dari pilar ekonomi digital, sekaligus mendorong transformasi digital yang aman dan berkelanjutan.
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA